Pemerintahan

Disinggung Mengada-ada, Gubernur NTB : Ada Rasionalisasi DAK

Mataram, Talikanews.com – Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah langsung tanggapi sentelin para Anggota DPRD NTB bahwa terkesan mengada-ada mengenai alasan tidak bisa pencairan Aspira ratusan miliar tersebut lantaran kurang administrasi.

Usai penyerahan jatah hidup (Jadup) korban gempa bumi. Dr Zul sangat maklumi apa yang dirasakan para Legislatif Udayana itu. Mengenai berita yang menyebutkan sudah tanda tangan kwintansi Itu hanya tulisan judul saja.

“Kita ini defisit anggaran Rp 250 miliar. Saya aja menjabat belum setahun, kan perlu dikaji apa alasan sehingga tidak dicairkan,” ungkapnya Jumat (12/7).

Mantan Anggota DPR RI itu menjelaskan, devisit sehingga tidak bisa dilakukan pencarian aspirasi para rekan-rekan dewan itu dikarenakan ada dana pusat yang dipotong atau rasionalisasi seperti Dana Alokasi Khusus (DAK) dan jumlahnya besar tidak hanya di NTB tapi seluruh Indonesia.

“Jadi keuangan kita berkurang. Kita harus atur juga porsi ya jangan sampai tali lebih besar dari tiang,” ujar dia.

Politisi PKS itu mengaku, sudah menanyakan bawahannya mengenai alasan kenapa aspirasi rekan-rekan dewan itu. Ia mendapatkan jawaban bahwa ada berkas yang belum lengkap.

Bagaimana dengan statemen politisi PPP TGH Hazmi Hamzar dan politisi Demokrat TGH Mahally Fikri bahwa semua administrasi sudah lengkap bahkan sudah tanda tangan kwitansi yang artinya uang bisa dicairkan? Dr Zul langsung menyatakan akan kroscek ulang.

“Kalau administrasi lengkap nanti kita cek,” tutupnya. (TN-04)

Tags

Related Articles

Back to top button