Politik

PKS Akan Usung Kader Perempuan Hebat Untuk Kota Mataram

Mataram, Talikanews.com – Pesta Demokrasi pemilihan Kepala Daerah di beberapa kabupaten/kota di NTB bakal di helat tahun 2020 mendatang. Para partai politik menyiapkan kader terbaik yang akan diusung berkompetisi merebut kursi kekuasaan itu.

Bagi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) malah akan mendorong kader perempuan hebat untuk maju di Pemilihan Walikota Mataram.

“PKS akan mengusung kader sendiri, dan diberi prioritas kader perempuan. Untuk kader laki-laki, masih ada Tujuh Kabupaten disiapkan,” ungkap ketua Fraksi PKS DPRD NTB, H Johan Rosihan, Rabu (3/7).

Dia menjelaskan, sebanyak Lima perempuan tangguh dan hebat yang siap diusung pada Pilkot Mataram. Diantaranya, Nuryanti Tadjudin yang merupakan keluarga besar PKS atau istri dari SJP, saat ini beliau menjabat salah satu kepala bidang (Kabid) di Bappeda Provinsi NTB, selain itu beliau juga ketua Presidium Ka Kammi NTB.

Kemudian, ada Hj. Istiningsih merupakan Caleg terpilih kota Mataram sebelumnya 2 periode di DPRD NTB. Selanjutnya Lilik Sri Hartini merupakan wakil Direktur SDIT anak Sholeh Mataram dan ketua Yayasan Bina Insan Mandiri Cakra Negara, yang ke empat yakni Dwi Anggraini Kusumah, ST merupakan Caleg DPR RI dapil NTB 2 kemarin, beliau juga pengusaha muda dibidang real estate dan terakhir Febri Khairunnisa merupakan aktivis perempuan dan Direktur Bank Sampah Bintang Sejahtera.

“Nama-nama ini sedang dibahas semuanya secara fair dan akan diajukan melalui mekanisme dalam forum pengambilan kebijakan partai. Insyaa Allah dalam waktu dekat akan dimulai tahapannya melalui pemilu internal kader Kota Mataram,” kata dia.

Yang jelas khusus Kota Mataram, prioritas kader perempuan, karena masih ada Tujuh Kabupaten/kota yang jadi prioritas kader laki lakinya.

Disinggung apakah PKS tidak meragukan kemampuan kader perempuan untuk memimpin kota Mataram? Bagi dia, Mataram kota kecil cukuplah seorang perempuan hebat yang mengurusnya.

Menurutnya, masalah sampah, tata ruang yang tidak tertata dan masalah Management pemerintahan. Masalah seperti akan lebih teliti dan telaten diurus perempuan yang mempunyai taste khusus untuk masalah masalah dasar seperti persoalan yang sedang dihadapi Mataram saat ini.

Terus bagaimana dengan adanya isu bahwa, akan ada bakal calon yang bukan kader partai akan maju menggunakan PKS? Yang jelas, komunikasi politik tidak ada yang tertutup, pintu ditutup jendela masih kebuka.

“Kepemimpinan di PKS itu kolektif dan PKS tidak mengenal istilah kedekatan dan sejenisnya semua melalui proses,” tutupnya. (TN-04)

Related Articles

Back to top button