Daerah

Kebakaran Kawasan TNGR 141,6 Hektare

Mataram, Talikanews.com – Kawasan Tamana Nasional Gunung Rinjani (TNGR) mengalami kebakaran Minggu (23/6) sekitar pukul 17.00 wita. Data yang disampaikan TNGR kebakaran itu diperkirakan seluas 141,6 Hektare.

Kepala Balai TNGR, Sudiyono membenarkan telah terjadi kebakaran hutan Taman Nasional Gunung Rinjani yang berlokasi di kawasan hutan Bukit Kondo, pada koordinat 116o 31’ 10.5” BT dan 08o 25’ 6.6”.

“Setelah menerima informasi, petugas Balai Taman Nasional Gunung Rinjani langsung melakukan koordinasi dan memastikan hotspot di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani. Kondisi areal yang terbakar didominasi oleh rumput dan alang-alang (savana) dengan topografi yang sangat terjal,” ungkapnya Senin (24/6).

Dia menjelaskan upaya yang dilakukan saat kebakaran terjadi yakni langsung melakukan koordinasi dengan aparat pemerintah (Kapolsek Sembalun, Danramil Sembalun, Camat Sembalun, BPBD Kabupaten Lombok Timur dan BNPB). Hal itu bertujuan supaya menyiapkan anggota Tim pemadaman dan evakuasi.

Selanjutnya evakuasi Masyarakat yang berada dalam kawasan sejumlah 18 (delapan belas) orang dan seluruhnya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

“Saat itu kita pertimbangkan kondisi malam hari dan lokasi kebakaran yang terjal maka Tim melakukan pemantauan kondisi api,” kata dia.

Sudiyono menambahkan, pada ke esokan hari Senin (24/6), tim kembali melakukan koordinasi lanjutan untuk menyiapkan anggota dan peralatan Tim pemadaman, supaya segera melakukan pemantauan kondisi api dan melakukan pemadaman.

Adapun jumlah Personil (Tim Pemadam dan Evakuasi) Balai Taman Nasional Gunung Rinjani diturunkan sebanyak 14 orang, Masyarakat Peduli Api sejumlah 10 orang, masyarakat / Pokdarwis sebanyak 15 orang, MMP sebanyak 4 orang, Balai KPH Rinjani Timur juga 4 orang, Polsek Sembalun sebanyak 3 orang dan tambahan Polsek Sembalun sejumlah 3 orang.

Untuk sarana dan prasarana pemadaman yang disiapkan berupa 1 Unit Mobil Slip on, 1 Unit Mobil Patroli Damkarhut, 2 buah Jet Shoter, 4 buah Gareng kecil, 2 buah Gareng Besar, 1 buah Gepyok, 3 jerigen (20 liter) Cairan Adiktif, 2 buah Sekop dan parang.

“Luas areal kebakaran hutan diperkirakan seluas 141,6 Ha. Vegetasi terbakar rumput, alang-alang, edelweiss, Bangsal dan Cemara Gunung,” tutupnya sembari menyebutkan prnyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

Hingga saat berita ini diterbitkan, Tim masih melakukan pemadaman. Titik api masih terpantau 2 hot spots mengarah ke bukit kondo dan arah gunung pusuk. (TN-04)

Related Articles

Back to top button