Pemerintahan

Komisi III Laporkan Kendala Dan Minta Tambahan Waktu Penyelesain Ranperda Perlindungan Mata Air

Lombok Tengah, Talikanews.com – Sidang Paripurna DPRD Lombok Tengah tentang Pembahasan Penyelesain Ranperda Perlindungan Mata Air menjadi Perda sampai hari ini belum bisa di putuskan menjadi Perda malahan Komisi III melaporkan kendala dan meminta tambahan waktu, Senin (13/05).

Dalam sidang paripurna yang di pimpin oleh ketua DPRD Loteng H. Puaddi dan di hadiri oleh Wabup Loteng HL. Pathul Bahri S.IP beserta jajaran SKPD kali ini juru bicara Komisi III, HL Arif Rahman Hakim menyampaikan bahwa pihaknya sudah bekerja maksimal, hanya saja ada beberapa kendala yang di temukan sehingga pembahasan mengenai Ranperda ini belum bisa tuntas sepenuhnya dan ada beberapa hal yang masih membutuhkan waktu lama untuk dibahas.

“Ada beberapa kendala substansial yang masih harus dibahas, seperti masalah kewenangan penanganan sumber mata air yang harus diperjelas peruntukkanya,” terang Lalu Arif.

Lanjut Politisi PBB, Lalu Arif Rahman Hakim saat bersama timnya melakukan kajian mendalam menemukan kendala waktu yang belum cukup untuk diselesaikannya, disamping disegerakannya penerbitan menjadi Perda juga karena pertimbangan faktor ekonomi, faktor sosiologi.

“Untuk merampungkannya saya mewakili tim di Komisi III meminta tambahan waktu selama 4 hari kerja untuk membahas mengenai Ranperda ini,” ujar politisi PBB itu.

Mendengar permintaan dan Laporan dari komisi III itu, Ketua DPRD Loteng, H. Puaddi FT kemudian meminta persetujuan semua anggota DPRD Loteng yang hadir saat itu megenai tambahan waktu pembahasan yang diminta oleh Komisi III.

“Sesuai tata tertib sidang , untuk itu permohonan penambahan waktu ini akan saya serahkan kepada anggota dewan sidang paripurna yang terhormat, apakah permohonan Komisi III ini dapat disetujui,” tanya H. Puaddi

Dan dengan nada serempak, semua anggota DPRD Loteng yang hadir di sidang itu menyetujui untuk memberikan waktu tambahan kepada Komisi III untuk membahas Ranperda tetang perlindungan Mata Air. (TN-03)

Related Articles

Back to top button