Daerah

Ratusan Warga Kepung Kantor Desa Jago Tuntut Kades Mundur

Lombok Tengah, Talikanews.com – Ratusan Warga Desa jago berorasi di halaman Kantor Desa Jago Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah menuntut saudara Deni Wirawan S.Pd Kepala Desa Jago yang terpilih dan baru menjabat sekitar 4 bulan untuk mundur dari jabatannya karena dianggap sewena-wena dalam mengambil keputusan dalam memberhentikan Staf, BKD dan Kader Posyandu serta menuntut Kadus Desa Jago Daye juga di berhentikan.

Seperti yang disampaikan salah satu Ketua kordinator aksi Abdul Rahman meminta supaya Kades Desa Jago menarik Kembali Staf, BKD dan Kader Posyandu yang di berhentikan secara sepihak dan tanpa ada keterangan yang jelas oleh Kepala Desa Jago Deni Wirawan S.Pd

“Kami minta Kepala Desa Jago tarik kembali semua staf, BKD dan Kader Posyandu yang diberhentikan sepihak tanpa alasan yang jelas,” tegas Abdul Rahman, saat orasi tadi pagi di halaman Kantor Desa Jago, Kamis (25/4).

Lanjut dia jangan karena alasan beda politik lantas Kepala Desa Jago menjadi arogan dan sewena-wena dalam mengambil kebijakan yang dianggapnya benar padahal itu bertentangan dengan hukum alias cacat hukum .

“Jangan karna alasan beda politik lantas Kepala Desa Jago menjadi arogan dan sewena-wena dalam mengambil kebijakan,” tegasnya.

Ia juga meminta Kepala Desa Jago untuk memberhentikan Kepala Dusun Jago Daye yang dianggap sudah tidak amanah dan tidak melayani masyarakat lagi.

“Apabila tuntutan kami ini tidak terpenuhi maka kami akan melakukan orasi lebih besar dari ini lagi,” ancam Abdul Rahman.

Mendengar tuntutan itu Kepala Desa Jago Deni Wirawan S.Pd menemui ratusan warganya yang sudah menunggu di halaman Kantor Desa dan memenuhi tuntutan masyarakat untuk segera melakukan pemilihan ulang Kepala Dusun Jago Daye yang di anggap warga tidak amanah dan tidak melayani masyarakat

“Saya menyetujui apa yang menjadi permintaan warga dan akan segera melakukan pemilihan ulang untuk Kadus Jago Daye,” ujar Deni Wirawan.

Sementara tuntutan lainya akan dibahas sesuai dengan aturan yang ada bersama semua staf, BPD dan tokoh masyarakat yang ada di Desa Jago untuk mendapatkan kesepakatan bersama.

“Saya mintak waktunya untuk membahas sesuai dengan mekanisme dan regulasi yang ada untuk mencapai kesepakatan,” tutupnya. (TN-03)

Related Articles

Back to top button