Daerah

Puluhan PKL Bandara LIA Seruduk Kantor Bupati Tolak Relokasi

Lombok Tengah, Talikanews.com – Puluhan pedagang kaki lima yang berjualan di area Bandara Lombok International Airport (LIA) melakukan aksi protes di depan Kantor Bupati Lombok Tengah yang di dampingi Lalu Hadinata terkait penolakan relokasi pedagang yang ada di kawasan Bandara LIA, Senin (08/04)

Lalu Hadinata selaku Korlap Aksi mengatakan, bukan untuk menghalangi pembangunan tapi akan mendukung pembangunan namun demikian harus memperhatikan keberadaan pedagang yang sudah lama mencari nafkah di area Bandara LIA dan meminta Pemda Loteng bisa memperjuangkan nasib pedagang yang notabene warga Loteng.

“Kami minta Pemda Loteng memperhatikan keberadaan pedagang yang sudah lama berjualan di area Bandara LIA jangan hanya berkedok relokasi namun kenyataan dilapangan terjadi penggusuran,” tegas Lalu Hadinata.

Senada dengan itu, Inaq Badi salah satu pedagang di Area Bandara LIA menyuarakan dengan tidak akan pindah sebelum ada keputusan dari Pemda Loteng dan kejelasan terhadap nasib ke 73 pedagang dan akan tetap akan bertahan dilokasi saat ini sebelum Angkasa Pura dan pemerintah daerah bisa memenuhi tuntutan pedagang.

“Jumlah semua pedagang 73 orang sementara yang disiapkan hanya 8 lapak terus yang sisanya di taruh dimana,” tanya Inaq Badi.

Mendengar adanya tuntutan itu Sekda Lombok Tengah HM. Nursiah menerima para PKL yang melakukan orasi di depan Kantor Bupati dan menyampaikan bahwa Pemda Loteng akan mempertemukan pedagang dengan Angkasa Pura pada hari Rabu tanggal 10 April 2019 di Kantor Bupati Loteng.

“Kami atas nama pemda akan meminta Angkasa Pura untuk bertemu dangan ibu-ibu nanti pada hari Rabu tanggal 10 April 2019 di Kantor Bupati Loteng,” terang Sekda HM. Nursiah.

Sementara Lalu Sungkul Camat Pujut juga memberikan pemahaman kepada para pedagang dimana Pemda Loteng sudah berjanji akan memediasi antara pedagang dengan Angkasa Pura untuk keputusannya pihak Angkasa Pura yang akan menentukan karena Angkas Pura mempunyai otoritas sendiri terhadap apa yang ada di Bandara.

“Pemda akan mempertemukan pedagang dengan angkasa pura terkait keputusanya pihak angkasa pura yang akan menentukan,” pungkasnya.(TN-03)

Related Articles

Back to top button