Pemerintahan

Pembahasan Pandangan Fraksi tentang Ranperda Perlindungan Mata Air Dihadiri Wabup Loteng

Lombok Tengah, Talikanews.com – Sidang Paripurna lanjutan DPRD Lombok Tengah yang ke 9 bertempat di Gedung utama ruang sidang DPRD Loteng di pimpin oleh Ketua DPRD Loteng H. Ahmad Puaddi yang di hadiri oleh Wakil Bupati Loteng HL. Pathul Bahri S.IP beserta jajaran SKPD dan Forkopimda dengan agenda sidang mendengar tanggapan dan jawaban fraksi terhadap pendapat kepala daerah, Kamis (04/04)

H. Hakam Ketua Fraksi PKB sebagai juru bicara dan mewakili Komisi III DPRD Loteng selaku pengusul Ranperda Perlindungan Mata Air menyampaikan bahwa pandangan dan jawaban pemerintah daerah atas Ranperda Perlindungan Mata Air sebagaimana pemda melalui Wakil Bupati Loteng HL. Pathul Bahri S.IP pada sidang ke 8 kemarin telah menyampaikan pendangannya tentang Ranperda Perlindunga Mata Air, hal ini menujukan adanya kesepahaman bersama untuk kepentingan seluruh masyarakat Lombok Tengah tentang perlunya di atur dalam bentuk Perda tentang Perlindungan Mata Air.

“Pandangan pemda di sidang ke 8 menujukkan bahwa adanya kesepahaman bersama untuk kepentingan seluruh masyarakat,” jelas H. Hakam

Dia juga menambahkan, sesungguhnya pemerintah daerah harus mengeluarkan aturan tentang perlindungan mata air karena ini menyangkut hajat hidup masyarakat banyak dalam pemanfaatan sumber mata air dan harus memanfaatkan kearifan lokal dalam menjaga dan memelihara sumber mata air yang ada di Lombok Tengah ini supaya di tetapkan menjadi peraturan daerah (Perda)

“Pemerintah harus memanfaatkan kearifan lokal untuk menjaga dan memelihara sumber mata air yang ada di Loteng,” jelas politisi PKB ini.

Semntara Suhaimi dari Frakasi Nurani Perjuangan menyampaikan usulan supaya pembahasan Ranperda Perlindungan Mata air ini di bahas oleh Komisi III dengan Pemerintah Daerah mengingat Komisi III sebagai pengusul, tentu sudah jauh hari telah mempelajari dan menggodok tentang ranperda perlindungan mata air.

“Sebaiknya Komisi III bersama Pemda yang harus membahas dan menyusun Ranperda Perlindungan Mata Air ini mengingat Komisi III sebagai pengusung dan tentu sudah memahami hal itu,” usul Suhaimi.

Mendengar masukan itu Ketua DPRD Loteng Ahmad Puaddi nenyetujui pembahasan dan penyusunan ranperda perlindungan mata air di bahas oleh Komisi III bersama Pemerintah Daerah mengingat komisi III Sebagai pengusul serta membidangi hal ini dan sidang di tutup. (TN-03)

Related Articles

Check Also

Close
Back to top button