Pariwisata

Lahan KEK Mandalika Kembali Berpolemik

Lombok Tengah, Talikanews.com – Adanya penetapan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Kuta Loteng sebagai tuan rumah MotoGP tahun 2021 memunculkan polemik baru.

Dimana, terdapat surat elektronik masuk tujuannya Bupati, PT ITDC dan Gubernur dari Alus Darmiah G berbunyi, dengan hormat, langsung saja, kalau serius ingin membangun sirkuit MotoGP dikawasan KEK Mandalika agar segera menyelesaikan tanah warga yang masih belum diselesaikan di dua Dusun yaitu, Ebunut dan Ujung Lauk. Kalau ke dua Dusun ini belum diselesaikan jangan mimpi akan mulus proyek nasional itu.

Oleh sebab itu, berikan solusi kepada warga agar tidak terkatung-katung kehidupan mereka ditanahnya sendiri.

“SILAHKAN BANGUN/KERJAKAN PROYEK DILOKASI YG SUDAH DISELESAIKAN,KENAPA HARUS MAU MENGGUSUR/MENGUSIR MASYARAKAT YG SUDAH MENDIAMI TEMPAT INI SEBELUM INDONESIA MEREKA”.

Demikian surat ini kami sampaikan sebagai pertimbangan untuk mengambil keputusan yang Pro Rakyat, tertanda ALUS DARMIAH G Warga Kuta Lombok Tengah.

Mendengar adanya surat itu, Bupati Lombok Tengah H. Moh Suhaili FT mengaku memang ada beberapa tanah warga yang belum di bebaskan namun bukan tidak di bayar. Akan tetapi lahan yang kurang lebih sekitar 5 hektar itu pasti akan di selesaikan oleh pihak ITDC selaku BUMN melalui (Apresial) yang mana tim ini akan mengkaji harga lahan yang ada di kawasan itu.

“Kami bersama pihak ITDC dan Tim Apresial sudah melakukan kajian berapa harga tanah di situ,” ungkapnya Sabtu (30/3).

Suhaili menegaskan, pembangunan sirkuit MotoGP ini murni untuk kemakmuran masyarakat. Oleh karena itu, tidak mungkin di zaman sekarang mau menzolimi rakyat.

“Pembangunan sirkuit MotoGP ini murni untuk kemakmuran masyarakat,” kata dia.

Disatu situ, pihak PT ITDC, H. Adi Nugroho mengaku sedang melakukan negosiasi terhadap lahan yang belum dibebaskan.

“Insya allah minggu depan akan terjawab,” ujarnya.(TN-03)

Related Articles

Back to top button