Hukum & Kriminal

Gara-Gara Catut Uang Marbot, Camat Prabarda Ditahan

Lombok Tengah, Talikanews.com – Camat Praya Barat Daya, Kamarudin akhirnya dijebloskan ke penjara pada Jumat (15/03). Lantaran diduga telah korupsi dana untuk Marbot Masjid sebesar Rp. 91 juta.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Budi Santosa, membenarkan terkait penahanan tersangka Tipikor dana marbot yakni Kamarudin. Dimana, menurut Budi, penahanan itu untuk mempermudah proses penyidik.

“Awalnya sebagai saksi, dalam perjalanan ditingkatkan sebagai tersangka. Sekarang ditahan ditahan untuk mempermudah proses pemeriksaan lebih lanjut,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, penahanan terhadap Camat itu setelah penyidik melakukan gelar perkara pemeriksan, tersangaka sendiri di dampingi tim kuasa hukumnya.

“Kita tahan tersangka selama 20 hari kedepan dan sambil melengkapi berkas perkara untuk di serahkan ke Kejaksaan. Intinya demi mempermudah proses pemeriksan. Camat itu dikenakan pasal (8) tentang penggelapan Undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan Tipikor junto Undang-undang nomor 20 Tahun 2001 tentang Tipikor dengan ancaman hukuman 3 sampai 15 Tahun penjara,” kata dia

Disatu sisi, kuasa hukum yakni, Surya Hadi, SH menegaskan, sangat menghormati atas keputusan penyidik menetapkan klien-nya untuk ditahan. Ia berharap pihak penegak hukum memberikan penangguhan penahanan terhadap Kamarudin.

“Besok kami ajukan surat permohonan penangguhan penahanan, harapan dipenuhi. Karena selama ini Kamarudin kooperatif dan tidak berbelit-belit dalam menjalani proses hukum yang sedang dijalani,” ujarnya.

Selain itu, kliennya telah mengembalikan sejumlah dana yang disangkakan sebesar Rp.91 juta, sebelum klien-nya ditetapkan sebagai tersangka. Sehingga mereka menilai pengacara tidak ada kerugian negara saat ini.

“Kami rasa tidak ada kerugian yang muncul diakibatkan kliennya karena kerugian itu sudah dikembalikan,” tutupnya (TN-03)

Related Articles

Back to top button