Daerah

Kuota Transmigrasi Berkurang, Pemda Loteng Bingung

Lombok Tengah, Talikanews.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah mengalami pengurangan kuota untuk program transmigrasi ke daerah lain. Disatu sisi, pendaftar sangat banyak, hal itu membuat pemerintah daerah setempat kebingungan.

“Untuk kuota pengiriman tahun 2018 saja sebanyak 2 sampai 3 orang. Belum ada penambahan,” ungkap Sekretaris Disnakertrans Kabupaten Lombok Tengah, R Mulyantoro Barsap, Rabu (13/3).

Dia mengatakan, kalau melihat kebutuhan peserta transmigrasi untuk ke Sulawesi Utara selaku daerah penerima cukup banyak. Hanya saja, jatah untuk Lombok Tengah yang diberikan pemerintah provinsi NTB sedikit, yakni 2 sampai 3 orang.

“Ini pun jatah pertahun, padahal yang mendaftar cukup banyak, malah kami kualahan menerimanya,” kata dia.

Mulyantoro mengaku, saat daerah sedang menghadapi persoalan yakni, sebagai daerah pengirim diharuskan ikut berpartisipasi, contoh memberikan pesangon sebagai biaya hidup selama 2 tahun atau membuatkan rumah tempat tinggal bagi peserta transmigrasi.

“Syarat untuk diberikan kuota lebih, kita harus siap memberikan jaminan hidup calon peserta transmigrasi selama 2 tahun tinggal di wilayah transmigrasi tersebut,” ujar dia.

Masalah ke dua, program transmigrasi lokal antar daerah satu Provinsi seperti ke Sumbawa, Dompu dan Bima belum dibuka.

“Kami sangat berharap ada penambahan kuota, jika syarat untuk transmigrasi ke provinsi lain. Setidaknya, ada peluang antar kabupaten,” tutupnya. (TN-03)

Related Articles

Back to top button