Pariwisata

Kasdiono: Jangan Sampai MotoGP Gagal Seperti Kejuaraan Golf Dunia

Mataram, Talikanews.com – Masyarakat NTB khususnya, Indonesia umumnya sedang dikagetkan dengan keputusan Vinci selaku perusahaan yang akan membangun sirkuit MotoGP di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Kuta Lombok Tengah.

Dimana, sirkuit itu dipastikan tuntas tahun 2020 kemudian disambut pagelaran balap MotoGP tahun 2021.

Hanya saja, bagi wakil ketua Komisi V DPRD NTB, HMNS Kasdiono mengingatkan kepada semua pihak terutama pemerintah provinsi bahwa, jangan sampai balap MotoGP itu gagal seperti kejuaraan dunia Golf di NTB.

“Dulu NTB sudah ditetapkan sebagai lokasi pagelaran Golf dunia, malah wakil gubernur saat itu sudah menggelar konferensi pers, NTB tuan timah. Akan tetapi, setelah disurvei lokasi yakni Golong Narmada dan Sire KLU, tidak lolos karena infrastruktur tidak mendukung,” ungkapnya, Selasa (12/3).

Politisi Demokrat itu mengaku sangat luar biasa, mendukung dan apresiasi bahwa NTB ditetapkan sebagai lokasi MotoGP tahun 2021. Akan tetapi, sebelum itu terealisasi, harus diseriusi, namun perlu diperhatikan persiapan infrastruktur pendukung seperti apa, apakah sudah siap atau tidak.

Kasdiono hanya menekankan, jangan sampai MotoGP tersebut gagal seperti NTB tuan rumah kejuaraan golf dunia.

“Setelah disurvei, ternyata gagal lokasi tidak memenuhi syarat dukungan,” kata dia.

Oleh sebab itu, dirinya meminta kepada pemerintah provinsi supaya yang kurang lagat dengkapi.

“Kekurangan ini diyakini apakah mampu atau tidak dipenuhi. Mana kewenangan pemprov supaya dibenahi, karena efek MotoGP sangat besar,” ujarnya.

Mantan ketua KONI NTB itu menegaskan efek yang dimaksud adalah dampak ekonomi terhadap masyarakat sangat luar biasa. Apalagi olahraga itu sangat erat kaitannya dengan tumbuh kembangnya ekonomi masyarakat sesuai amanat UU.

Terkait hal itu, Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah mengaku justru keberadaan sirkuit dan MotoGP itu membuat semakin terpacu lebih baik, karena akan kedatangan tamu banyak, kesempatan kerja melimpah yang bisa dimanfaatkan.

Disinggung soal Sirkuit? Zul menegaskan bukan di bangun seperti sirkuit biasanya karena hanya balapa aja.

“Jangka waktu 2 tahun akan bisa terbangun. Sirkuit itu buka baru tapi jalan yang sudah ada di Mandalika dijadikan lintasan, tinggal di knok down aja bukan bangun tribun,” tutur dia.

Soal infrastruktur pendukung lainnya, pemerintah daerah juga terus berbenah karena akan menyambut banyak tamu. (TN-04)

Related Articles

Back to top button