Pemerintahan

Dewan Ini Ingatkan Gubernur NTB Terkait Program Magang Korea dan Jepang

Mataram, Talikanews.com – Salah seorang anggota DPRD NTB, ingatkan Gubernur terkait program pendidikan S2 sekaligus magang untuk di Korea dan Jepang bagi masyarakat. Menjelang usai rapat paripurna empat buah Raperda prakarsa eksekutif, wakil ketua Komisi V DPRD NTB, HMNS Kasdiono apresiasi terobosan Dr Zulkieflimansyah.

“Namun perlu dikoordinasikan terlebih dahulu dengan Kementerian terkait karena, mereka juga punya program sama, jangan sampai berbenturan,” ungkapnya, Selasa (12/3).

Politisi Demokrat itu menceritakan, tahun 1996, tidak ada satupun provinsi yang siap menerima tawaran program kecuali NTB. Hal itu disebabkan, saking displinnya Korea sehingga menggunakan pola semi militer.

“Ini masukan, karena di kementerian lain ada program magang, maka perlu dikordinasikan,” kata dia.

Yang jelas lanjutnya, program magang di Korea bukan seperti dibayangkan bahwa di perusahaan besar melainkan hanya ditempatkan pada perusahaan usaha kecil menengah disana.

Oleh sebab itu, jangan sampai terulang pengalaman seperti ke Jepang. Dimana, NTB sudah diblacklist selama 10 tahun karena dianggap tidak disiplin. Dengan demikian, dirinya sangat mengharapkan Gubernur tidak malu panggil orang-orang yang sudah Magang ke Korea itu, untuk memberikan dan berbagi pengalaman kepada calon peserta yang Magang karena mereka lebih menguasai bahasa Korea.

“Saya yakin datanya masih lengkap saat kerjasama dengan Rindam Jaya dan Korem 162 WB, itu data masih ada saking teliti, termasuk di Disnaker juga,” ujarnya.

Dia menggaris bawahi soal magang , pasti magang di perusahaan Kecil dan Menengah, bukan pada perusahaan besar karena, Korea tidak mau menerima tenaga kerja.

“Ada ribuan jumlah masyarakat NTB pernah magang ke Korea. Nah, seleksi mereka, berikan testimoni kepada peserta yang akan magang dan berikan pencerahan aturan tentang Korea,” terang dia sembari menegaskan, perlu di ingat, masalah utama kalau mau hidup di negara Korea, harus dibekali iman dan taqwa.

Terkait hal itu, Gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah sangat berterima kasih atas masukan teman-teman anggota DPRD yang telah memberikan masukan bentuk kepedulian terhadap anak muda yang akan disekolahkan ke Korea mau pun Jepang.

“Nanti kita kaji dan lakukan evaluasi termasuk koordinasi dengan kementerian terkait agar tidak tumpang tindih,” tutupnya (TN-04).

Related Articles

Back to top button