Politik

KPU NTB Temukan 5 WNA Masuk DPT, Perintahkan Coret

Mataram, Talikanews.com – Maraknya pemberitaan bahwa, banyak Warga Negara Asing memiliki KTP-El, dan masuk sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilu tahun 2019. Hal itu, membuat Komisioner KPU NTB melakukan penelusuran hingga ke Kabupaten/Kota. Alhasil, ditemukan sebanyak lima WNA masuk DPT sehingga diperintahkan supaya di coret.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi NTB, Suhardi Soud, mengeluarkan instruksi untuk melakukan pencoretan terhadap lima (5) orang Warga Negara Asing (WNA) yang masuk kedalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) di NTB.

“Sudah diinstruksikan supaya dicoret karena mereka tidak memenuhi syarat sebagai pemilih. Syarat menjadi pemilih itu adalah Warga Negara Indonesia (WNI) dan memiliki KTP-El,” ungkapnya Kamis (7/3).

Dia mengatakan, berdasarkan data KPU RI yang bersumber dari Kemendagri RI sebelumnya, ada sekitar 103 orang WNA masuk DPT se-Indonesia. Tujuh orang diantaranya masuk DPT di NTB. Namun setelah dilakukan verifikasi faktual lapangan hasilnya hanya lima orang WNA yang masuk DPT.

“Ke lima orang itu sudah diinstruksikan untuk dicoret dari DPT,” kata dia

Suhardi mamaparkan tujuh orang WNA yang dikirim KPU RI ke KPU NTB untuk dilakukan ferivikasi itu yakni Guillaume Andre Marcel : (WNA Prancis)/lombok barat, Rex Cummins, (WNA Australia)/lombok barat, Hendrikus C.P (WNA Belanda)/lombok barat, M. Ibrahim, (WNI)/lombok barat, Panagiotis Xydias : (WNA Yunani)/dompu, Hiromi Kanno, (WNA Jepang)/mataram, Mahyuni (WNI)/mataram.

“Jadi yang WNA dari data yang dikirim itu hanya lima orang saja,” tandasnya.

Ditegaskan, apabila WNA memiliki KTP, bukan berarti mempunyai hak suara karena harus memenuhi persyaratan.

“Kalau WNA tetap tidak bisa memilih karena syaratnya harus jadi WNI,” tutupnya. (TN-04)

Related Articles

Back to top button