Pendidikan

Poltekpar Lombok Resmi Ditempati, Gubernur NTB, Keluarga Miskin Bebas Sekolah

Lombok Tengah, Talikanews.com – Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya meresmikan gedung Rektorat Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Lombok yang ada di Puyung, Kecamatan Jonggat Lombok Tengah, Kamis (21/2). Peresmian itu dihadiri Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah dan para Kepala Dinas Pariwisata se-NTB.

Pada kesempatan itu, Dr Zul keberadaan sekolah negeri pariwisata ini ini akan mampu menghadirkan orang-orang yang berkualitas karena yang mengajar di Poltekpar bukan hanya kalangan akademik malainkan para General Manager yang sudah berpengalaman.

Mantan Anggota DPR RI ini menegaskan, akan berusaha mencari uang sendiri agar anak-anak petani, anak nelayan atau anak-anak keluarga tidak mampu dan lain sebagainya bisa bersekolah di Poltekpar. Termasuk berusaha anak-anak yang masuk di Poltekpar bisa diberikan beasiswa gratis.

“Saya akan berusaha semampu saya cari yang agar 350 orang mahasiswa yang masuk di poltekpar diberikan beasiswa secara gratis,” ungkapnya depan pak Menpar.

Hal itu disebabkan, jika anak-anak pulau Sumbawa, pulau Lombok atau NTB pada umumnya bisa bersekolah ditempat yang luar biasa ini, maka akan mudah seleksi potensi yang dimiliki putra-putri NTB.

“Tidak ada alasan lagi anak NTB tidak bisa sekolah alasan biaya. Mereka nanti, setelah lulus dari Poltekpar, bukan hanya bisa berada di Hotel Lombok, Hotel di Indonesia melainkan bisa masuk di Hotel internasional,” kata dia.

Politisi PKS ini menuturkan pepatah orang yang mengibaratkan keberadaan gedung Poltekpar, Gunung itu tidak harus tinggi yang terpenting didalamnya ada Dewa. Kemudian satu lagi Pepatah, Sungai itu tidak harus dalam yang penting ada Naga didalamnya.

Zul mengartikan, orang-orang yang ada didalam Poltekpar harus mampu mendatangkan dan melahirkan orang-orang hebat.

“Jika sudah begitu, sekolah ini akan menggema dan membagakan masyarakat NTB bahkan Indonesia umumnya. Oleh karena itu, saya minta ke Direktur Poltekpar mampu mengundang dewa yang dimaksud agar bisa hadir. Jangan hanya gedungnya saja yang megah, tapi hadirkan dewa itu,” cetus dia sembari singgung Menteri pariwisata harus juga menghadirkan sekolah world class.

Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya menyampaikan, di Poltekpar wajib ada internasional class, karena sekolah itu sudah memiliki fatner dari Australia.

“Orang tua siswa, jangan khawatir. Lulusan sekolah negeri pariwisata 100 persen diterima pasar,” ujar dia.

Dia menuturkan, banyak lulusan sekolah pariwisata negeri diterima sebagai GM di beberapa hotel internasional, bisa dibilang sekitar 25 persen. Ada juga yang menjadi rektor sekolah pariwisata di luar negeri.

Oleh sebab itu, Arief lebih menyarankan kepada semua pihak, kalau mau membangun industri harus selalu bandingkan dengan pasar. Jika lebih rendah dari pasar, harus siapkan diri lebih bersaing, karena hal itu sama saja membawa perusahaan itu kearah kematian.

“Maksud saya, membangun sesuatu itu gunakan sistenable competitive group seperti strategi yang dilakukan oleh Kemenpar,” tutupnya. (TN-04)

Related Articles

Back to top button