Sosial

BPBD Loteng Gelar Rapat Evaluasi Rehab Rekons Rumah Rusak Pasca Gempa

Lombok Tengah, Talikanews.com – Pembangunan kembali rumah para korban gempa di tiga kecamatan di wilayah Kabupaten Lombok Tengah dengan beberapa alternatif pilihan masih terkendala karena petugas Fasilitator masih kebingungan dengan Petunjuk tehnis (Juknis) proses pencairan Dana dari BRI.

Dandim 1620/Loteng Letkol CZI Prastiwanto, SE., M.I.Pol. mengatakan semua Fasilitator di lapangan sampai hari ini masih tetap semangat dalam bekerja, namun masih ada petugas Fasilitator yang bingung dan terpaku dengan Juknis yang ada.

“karena masih bingung akhirnya sampai sekarang pekerjaan masih belum kelar-kelar,” kata Dandim.

Menurutnya, Fasilitator tetap mengacu pada ada aturan yang ada didalam Juknis namun untuk instansi terkait agar bisa diberikan kebijaksanaan demi kelancaran proses percepatan rehab rekons rumah warga yang terdampak gempa mengingat sekarang sudah mulai musim hujan.

Sementara Sekda Loteng H. Nursiah berharap kepada pihak Bank BRI agar tidak mempersulit pencairan anggaran yang diajukan oleh Pokmas sehingga proses pengerjaan rumah korban gempa segera dapat terealisasikan.

“Kepada pihak Bank BRI untuk tidak mempersulit korban yang terkena gempa dalam proses pencairan anggaran,” harapnya.

Sementara Kepala BPBD Loteng Drs. Muhammad menyampaikan jumlah Pokmas yang sudah mengajukan pencairan anggaran ke BPBD sebanyak 12 Pokmas dengan 152 orang anggota, untuk itu saya harapkan fasilitator bisa dengan flexible untuk mengerjakan pendataan dilapangan jangan terpaku sesuai dengan Juknis yang ada.

“Saya berharap kepada para Fasilitator agar flexible dalam melakukan pendataan dilapangan, jangan terpaku sesuai dengan Juknis,” tutupnya.(TN-03)

Related Articles

Back to top button