Politik

Terpilih Aklamasi, Ketua DPC PKB Loteng Dibebani Tugas

Lombok Tengah, Talikanews.com – Pengurus DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lombok Tengah menggelar Muscab IV untuk menentukan siapa top leadernya. Melalui proses Aklamasi, HL Pelita Putra terpilih sebagai ketua DPC PKB Loteng.

Pengurus DPP PKB juga Karteker DPC PKB Loteng sebelumnya, M Hasanudin Wahid menyampaikan, penyakit internal PKB itu, kalau tidak salah paham iya pahamnya yang salah. Namun, penyakit itu tidak lama karena, semua kader harus berfikir bagaimana membesarkan partai.

“Yang penting semua kader harus kerja, kerja dan kerja. Kalaupun saya jabat Karteker, semua proses administrasi tetap berjalan baik, tugas urus caleg juga jalan, apa yang diminta pengurus lama, kita jalani. Kalau ada yang kurang selama ini, kita kembalikan sifat manusia yakni khilaf,” ungkapnya, Selasa (15/1).

Dia mengatakan, saat proses pencalekan, LPSDK para caleg asal PKB yang ada di Loteng bisa dikatakan kaya semua. Oleh sebab itu, dirinya sangat meyakini bahwa kompetitor PKB akan mampu menambah kursi di DPRD Loteng dari 6 menjadi 10 kursi.

“Target PKB di Loteng menangkan pileg, periode 2014-2019 sebanyak 6 kursi. Nah, untuk periode 2019-2023 harus 10 kursi dan ini tugas berat ketua DPC terpilih,” kata dia.

Wahid mengaku, DPP PKB ingin punya ketua DPC yang sanggup tanda tangan untuk target 10 kursi. Karena, kedepankan akan meghadapi Pilkada Loteng, setidaknya PKB bisa mengusung calon kepala daerah.

“Loteng ini ibu kotanya NU di NTB, jangan pernah kalah dengan di kandang sendiri,” cetusnya.

Menurutnya, target itu bisa tercapai jika ada kemauan, apalagi ada beberapa Dapil, hasil survei bisa mendapatkan kursi sesuai harapan.

“Rangkul semua kader, terlebih yang berpotensi. Ingin Loteng ini bupati nya orang PKB,” ujar dia.

Senada disampaikan ketua DPW PKB NTB, HL Hardian Irfani . Dirinya optimis Pileg kali ini akan mampu 10 kursi. Terlihat Dapil 1 (Praya-Praya Tengah) akan sumbang 2 kursi dan 5 (Jonggat-Pringgarata).

“Siapapun ketua DPC terpilih, MoU harus dilakukan untuk rebut 10 kursi,” tegas dia.

Yang jelas lanjutnya, ingin kader PKB muncul sebagai Bupati di Loteng. Sehingga untuk terwujudnya keinginan itu, harus jaga kekompakan dan bekerja bersama.

“Survei internal, PKB berada di posisi ke-3. Yang pertama Golkar, Gerindra baru PKB. Sehingga untuk DPRD Provinsi, PKB harus bisa target 8 kursi,” kata Irfani.

Sementara itu, pengurus DPP PKB, Fathan Subki sedikit menjelaskan bahwa,PKB adalah kendaraan yang telah berbuat banyak untuk NU. Sehingga, sangat optimis target 10 kursi di Loteng bisa tercapai, terlebih Loteng merupakan ibu kota NU di NTB.

Terkait target itu, ketua DPC PKB Loteng, HP Pelita Putra menyampaikan, untuk bisa penuhi target itu dengan cara semua steakholder, kader, caleg dan struktur harus kerja maksimal. Sia mengaku, PKB tidak punya uang tapi PKB punya semangat.

“Kader harus terus bekerja bersama rakyat, anggota DPRD nya harus merawat basis yang ada, sembari terus jaga dan mengembangkan wilayah basis baru dengan kerja nyata,” tegasnya.

Pelita menambahkan, optimis harus, persoalan hasil itu soal lain. Namun, Dapil yang punya potensi menambah kursi PKB di Loteng yakni Dapil 1 dan Dapil. (TN-04)

Tags

Related Articles

Back to top button