Sosial

Tak Disadari Dompu Diguncang 5,2 SR

Mataram, Talikanews.com – Belum sehari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis jumlah gempa bumi secara umum yakni 11.577 kali terjadi di Indonesia sepanjang tahun 2018. Sebanyak 3.699 diantaranya terjadi di Nusa Tenggara Barat (NTB), selang beberapa jam NTB kembali diguncang gempa bumi berkekuatan 5,2 Skala Richter

Situs BMKG menyebut, pusat gempa berada di Lokasi 9.43 LS,118.04 BT (104 km Barat Daya DOMPU-NTB) dengan kedalaman 10 Km, dirasakan di Bima III – IV MMI, terjadi pada pukul 21:26:06 WIB. Gempa ini tidak menimbulkan potensi tsunami.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, pukul 21.26.05 WIB, wilayah Samudera Hindia Selatan Bali-Nusa Tenggara diguncang gempabumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempabumi ini berkekuatan M=5,2 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi M=4,8.
Episenter gempabumi terletak pada koordinat 9,57 LS dan 118,02 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 124 km arah barat daya Kota Dompu, Kabupaten Dompu, NTB.

Gempabumi selatan di Jawa-Bali-Nusa Tenggara ini, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, tampak bahwa gempabumi berkedalaman dangkal ini diakibatkan oleh aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah Lempang Eurasia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan jenis sesar normal.

Dampak gempabumi berdasarkan Peta Tingkat Guncangan (Shakemap BMKG) menunjukkan bahwa guncangan dirasakan di daerah Bima dalam skala intensitas III-IVMMI dan Sumbawa III MMI.

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami,” ujarnya Rabu (2/1)
Hingga pukul 21.40 WIB, Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Sementara Kepala BPBD NTB, Muhammad Rum menyampaikan, sampai saat ini, belum ada korban akibat gempa tersebut. Begitu halnya laporan rumah rusak masih nihil. (TN-04)

Tags

Related Articles

Back to top button