Daerah

Sekotong Siap Bangun Desa Melalui Media

Lombok Barat, Talikanews.com – Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) wilayah Kecamatan Sekotong terus berupaya meningkatkan kemampuan menulis. Untuk itu, KIM Sekotong Sabtu (15/12) lalu menggelar pelatihan jurnalistik di aula Kantor desa Sekotong Tengah. Kegiatan ini melibatkan sejumlah wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan Lombok Barat (Forta Lobar).

“Kami ingin berita tentang Sekotong bisa diketahui dan dibaca semua orang. Agar tidak berita Jakarta saja yang kami baca, ke depan biar orang Jakarta yang baca berita Sekotong. Makanya kami gelar kegiatan ini,” ujar Kepala Desa Sekotong Tengah Lalu Sarapudin selaku tuan rumah penyelenggara.

Dengan adanya pelatihan jurnalistik, masing-masing peserta pelatihan dari semua desa yang ada di Kecamatan Sekotong diharapkan bisa menulisdengan baik. Mengingat setiap desa mengirimkan masing-masing dua orang untuk mengikuti kegiatan ini.

Para peserta ini diharapkan Lalu Sarapudin ke depan bisa menggambarkan dan mengabarkan semua informasi yang berkaitan dengan Sekotong. Tidak hanya kepada masyarakat atau pemerintah Lobar, tetapi juga masyarakat NTB, Indonesia bahkan dunia. Dampaknya, diharapkan informasi mengenai Sekotong bisa mendorong pertumbuhan pembangunan di daerah pariwisata ini.

Terkait diundangnya sejumlah wartawan dalam kegiatan ini dijelaskan Lalu Sarapaudin karena ia ingin para peserta belajar langsung dari para jurnalis yang ada di Lobar. Mengingat wartawan bisa memberikan pemahaman langsung mengenaik teknik dan proses penulisan berita.

Para peserta pun kemudian dilatih untuk membuat berita. Agar mereka tidak hanya memiliki pemahaman secara teori tetapi juga prakteknya. “Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai pemuda yang ingin menjadi penulis pemula,” ucap Rohiman, salah seorang peserta.

Sekretaris M Rasyid selaku ketua panitia mengaku bersyukur melihat antusia para peserta mengikuti kegiatan ini. Terlebih dengan adanya sesi praktek dimana semua peserta masing-masing ditigaskan membuat contoh berita usai pelatihan. “Baru kali ini kami mengikuti pelatihan kemudian peserta langsung bisa menulis berita. Biasanya kami dapat teorinya saja, tapi prakteknya kadang peserta kesulitan memulai menulis,” ungkapnya.

Ia berharap, dengan makin banyaknya penulis yang ada di Sekotong, ke depan daerah ini bisa maju seperti daerah yang ada di NTB. (TN-07)

Tags

Related Articles

Back to top button