Daerah

Kecewa Calon Kadesnya Kalah, Lampiaskan Keroyok Wartawan

Lombok Barat, Talikanews.com – Fahmi salah seorang wartawan cetak Radar Lombok yang bertugas di Lombok Barat menjadi korban pelampiasan kekecewaan masa Calon Kepala Desa Dusun Kali Jaga Desa Terong Tawah Kecamatan Labuapi Lombok Barat, yang kalah dalam Pilkades Senin (10/12), sekitar pukul 17.00 wita.

Korban (wartawan) terserbut di keroyok saat keluar dari rumahnya yang hendaj pergi meliput kejadian di Desa Langko Lingsar Lombok Barat.

Namun nahas, seuai yang diceritakan Fahmi pada sejumlah Media, ditengah jalan terhenti melihat aktivitas warga yang kumpul di jalan raya yang hendak mau ke rumah salah satu tokoh yang diduga sebagai pemicu, pecahnya suara empat Dusun tersebut.

“Secara tiba-tiba, ada warga yang teriak ke saya sambil nunjuk kiri dengan bertanya Fahmi mau ngapain di sini, kamu mau ngeliput ya tanya salah satu warga yang sekaligus provokator,” katanya Fahmi.

Tidak hanya itu, dengan nada keras warga ini meminta Fahmi pulang untuk tidak pergi liputan, warga yang lain terprovokasi dan akhirnya dirinya mulai diserang puluhan massa.

“Ada yang berusaha mengambil dan mau merusak HP saya, karena diduga saya merekam video atau foto. Saya berusaha mempertahankan diri, namun pukulan melayang di muka saya, mengenai pelipis mata kiri sehingga bengkak,” jelasnya.

Disatu sisi masih ada warga sekitar yang berusaha menenangkan massa, dan membawa Fahmi keluar dari kumpulan amukan massa.

“Habis kejadian itu saya kemudian memilih balik mengambil jalan lain untuk keluar liputan ke Langko, karena kerjaan yang sudah menjadi tugas harus saya junjung tinggi,” tuturnya.

Selesai liputan di Langko, sekitar pukul 21.00 Wita, Fahmi yang ditemani beberapa wartawan Lombok Barat lainnya melapor kasus persekusi yang dialaminya kepada Kepolisian Lombok Barat, untuk mengusut kasus tersebut.

Sementara itu Ikhwan yang juga wartawan Media Suara Rinjani di Lombok Barat berharap pihak Kepolisian segera memberikan atensi untuk menangkap para pelaku, sehingga memungkinkan tidak adanya korban-korban lain dengan peristiwa semacam ini.

“Sesuai dengan penegakan hukum, agar pelaku dapat diseret dan ditindak tegas sesuai kenaan pasal atas perbuatannya,” tegas Ikhwan. (TN-07)

Tags

Related Articles

Back to top button