Pariwisata

Dukung Pemgembangan Pariwisata NTB, Bandara LIA Terus Ditata

Mataram, Talikanews.com – Pasca Lombok-Sumbawa di landa bencana gempa bumi yang memporak-porandakan rumah dan fasilitas umum serta memakan korban jiwa. Semua pihak menaruh perhatian untuk membantu dalam me recovery agar Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali bangkit.

Begitu halnya dilakukan PT Angkasa Pura I Bandara Lombok Internasional Airport (LIA). DalaM mendukung bangkitnya Pariwisata Lombok-Sumbawa, terus menata dan mempercantik fasilitas maupun infrastruktur dengan harapan menjamin kenyamanan pengunjung.

General Manager PT AP I Bandara LIA, I Gusti Ngurah Arditha menyampaikan, pembangunan fasilitas infrastruktur bandara semata-mata ingin memberikan pelayanan yang baik kepada pengunjung karena, NTB sudah menjadi perhatian dunia setelah adanya pemgembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Kuta Lombok.

“Fasilitas dan Infrastruktur Bandara terus disiapkan. Malah tanggal 16 mendatang proses pembangunan beberapa item pendukung kenyamanan pengunjung tuntas malah siap dioperasikan. Intinya bandara dalam konsep pengembangan, tidak pernah berhenti,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, Ada pun fasilitas yang dibangun yakni penambahan Garbarata, itu sudah jadi. Setelah itu, dalam waktu dekat akan dilakukan pembangun terminal seluas 20.000 meter persegi, desain sudah siap. Sehingga, titik Pier tetap ditengah, bagian Timur (kanan, red) diperuntukkan pintu International. Sedangkan bagian Barat (kiri, red) untuk domestic.

Konsep itu dibuat karena, penerbangan Asing yang dilihat pertama adalah Garbarata. Akan tetapi, dirinya menjamin pihak Airlines mendapatkan Garbarata, kalau pun demikian akan dilihat dari perkembangan pihak Airlines.

“Apron kita nambah untuk Delapan pesawat, taxiway sudah dikerjakan yang C, kapasitas runway sangat baik. Sehingga, sebelumnya aktivitas pesawat 12 per jam, kedepan mampu sebanyak 16-18 pesawat per jam,” kata dia.

Arditha mengaku, malah pemikik motorGP saja sudah mengakui bahwa Bandara lombok siap terima kunjungan penggemar motorGP.
Dia kembali memaparkan mengenai item sarana prasarana yang akan dikerjakan antara lain berupa apron dua, parking stand, exit way, penyempurnaan fasilitas airside terkait beserta fasilitas penunjangnya.

Pengerjaan proyek ini akan dilakukan secara simultan dimulai dari perbaikan tanah, pembuatan taxiway, peningkatan daya dukung taxiway alpha, perluasan turning area runway 13 dan 31, perluasan service road hingga pekerjaan mekanikal dan elektrikal lainnya.

“Untuk pekerjaan mekanikal dan elektrikal, scope pekerjaannya adalah bagian apron dan taxiway edge light, apron flood light, sign parking stand taxiway guiding sign, peninggi lampu taxiway alpha serta runway turning light,” terangnya .

Informasi yang diserap, nilai kontrak proyek ini sebesar Rp238 miliar. Target proyek ini bisa selesai tahun depan.

Pengembangan sarana prasarana Bandar Udara Internasional Lombok ini dilakukan seiring dengan semakin banyaknya penerbangan dari dan menuju Lombok dari tahun ke tahun.
Perluasan dan perbaikan fasilitas penunjang tersebut akan berdampak pada lancarnya lalu lintas pesawat di bandara yang akan mengurangi potensi keterlambatan/delay serta kecelakaan pesawat di bandara.(TN-04)

Tags

Related Articles

Back to top button