Pemerintahan

DPRD Loteng Gelar Paripurna, APBD Tahun 2019 Di Sahkan

Lombok Tengah, Talikanews.com —DPRD Loteng gelar rapat paripurna badan anggaran DPRD Loteng tentang hasil pembahasan nota Keuangan dan Ranperda APBD Kabupaten Loteng tahun anggaran 2019 disahkan menjadi Perda Kabupaten Loteng.

Muhammad Humaidi selaku Juri Bicara Banggar DPRD Loteng menyampaikan terima kasih pada pimpinan dan semua anggota badan yang telah mengkaji dengan sungguh –sungguh nota keuangan dan Ranperda tentang APBD tahun anggaran 2019 bersama Tim anggaran daerah (TAPD) dan bersama organisasi perangkat daerah (OPD).

“Terima kasih kepada teman teman yang sudah bekerja dan mengkaji dengan sungguh sunguh” jelasnya.

Sementara dalam pembahasan itu, nota keuangan dan Ranperda tahun anggaran 2019 disusun berdasarkan Kebijakn Umum Anggaran (KUA) serta Proritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) yang telah disetujui bersama antara Pemkab dengan DPRD Loteng.

“ Dalam rentan waktu yang cukup lama persetujuan KUA/PPAS dengan pembahasan nota keuangan dan Ranperda tentang APBD tahun 2019 terjadi berbagai polemik yang cukup berperngaruh terhadap struktur APBD” jelasnya

Ia menambahkan, khsusus untuk Kabupaten Loteng tahun 2019 yang akan datang akan mendapatkan tambahan dana pada beberpa sektor. Diantaranya, Dana Alokasi Umum (DAU) bertambah sebesar Rp 43, 569, 708,000. Sehingga menjadi Rp 1,028,786,865,000. Kemudian Dana Alokasi Khusus (DAK) bertambah sebesar Rp 233,095,927,000 sehingga menjadi Rp 458,803,367,000. Dana Bagi Hasil Pajak dari Provinsi dan pemerintah daerah lainya bertambah Rp 10,437,234,737,00 menjadi Rp 83,248,396,587,00. Dana Penyesuaian dan Otonomi Khsusus bertambah Rp 35,533,193,000 menjadi Rp 207,459, 593,00 dan Dana Desa bertambah sebesar Rp 37,750,990,000 menjadi Rp 193,175,390,000.

Selain penambahan pada sumber pendapatan daerah, pada tahun 2019 mendatang juga akan mengalami pengurangan terhadap beberepa komponen yakni, Dana Isentif Daerah berkurang sebesar Rp 2.215.797000 menjadi Rp 14.284.203.000.

“ Sementara untuk Bagi Hasil Pajak/Bagi Hasil Bukan Pajak mengalami penurunan sebsar Rp 16,381,883,000 menjadi Rp 77,288,020,000 dan Pendapatan Daerah yan bersumber dari pendapatan hibbah berkurang Rp 150,000,000 sehingga menjadi Rp 98.153.001.000″ imbuhnya.

Ketika memperhatikan pendapatan daerah, maka secara keseluruhan target pendapatan daerah pada tahun anggaran 2019 mendatang direncanakan bertambah sebersar Rp 156,256,179,737 sehingga menjadi Rp 2,153,508,112,587. Adanya perkembangan dinamika pendapatan daerah juga berdampak pada adanya pergeseran dan penyesuaian terhadap belanja daerah dengan rician.

Untuk Belanja Tidak Langsung bertambah Rp 51,843,317,468,25 menjadi Rp 1,245,027,059,587 dengan rician untuk Belanja Pegawai, Belanja Hibbah, Belanja Batuan Sosial, Belanja bantuan keuangan kepada Provinsi serta Kabupaten Kota.

“Sedangkan untuk Belanja Langsung sendiri juga mengalami penambahan sebesar Rp 104,412,862,268,75 menjadi Rp 988,440,053,000,” ujarnya.
Ia menegaskan, memperhatikan perbandingan besaran pendapatan daerah dengan belanja dearha, maka terdapat defisit sebesar Rp 79,959,000,000. Terhadap difisit belanja tersebut, ditutupi dengan penerimaan pembiayaan pada tahun anggaran 2019 sebesar Rp 79,959,000,000 sehingga strukutur APBD Loteng tahun 2019 direncanakan dalam posisi fositif dan berkembang

Dengan amanat pertauran perundang –undangan bahwa anggaran pendapatan dan belanja daerah dituangkan dalam bentuk peraturan daerah, sehingga dalam penyusunan peraturan daerah tentang APBD tahun 2019 mengacu dengan undang undang nomor 12 tahun 2011 tentang pembentukan peraturan perundang –undang serta perturan menteri dalam negeri nomor 80 tahun 2015 tentang pembentukan produk hukum daerah.

“ Berdasarkan pembahasan badan Anggaran bersama TAPD dan semua jajaran, sehingga disepakati bersama APBD tahun 2019 disetujui,” jelasnya.

Wakil Bupati Loteng, HL Pathul Bahri Pemkab Loteng dalam sambutannya mengucapkam terima kasih pada DPRD Loteng karena telah menyetujui APBD tahun 2019 mendatang. (TN-03)

Tags

Related Articles

Back to top button