Hukum & Kriminal

Mantan Kades Pengembur Jadi Tersangka Dugaan Korupsi APBdes 2017

Lombok Tengah, Talikanews.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Praya, terus mengungkap kasus penyelewengan anggaran negara yang salah digunakan oleh pejabat pemerintah. Salah satu kasus yang dapat diungkap yakni, dugaan penyelewengan APBDes 2017 Desa Pengembur Kecamatan Pujut, Lombok Tengah.

Hasil penyelidikan, Kejari menetapkan Mantan Kades pengembur Supardi Yusuf S.Pd sebagai tersangka setelah melalui beberapa kali pemeriksaan.

“Setelah pendalaman dan pengumpulan data atas dugaan penyelewengan APBDes 2017 Pengembur, kini Supardi Yusuf sudah ditetapkan sebagai tersangka,” ungkap Kasi Pidsus Kejari Praya, Hasan Basri, Rabu (14/11).

Dia mengatakan, sebelum mantan Kades Pengembur yakni Supardi Yusuf ditetapkan sebagai tersangka awalnya sebagai saksi. Namun saat ini status sudah ditingkatkan tersangka dalam dugaan penyelewengan dana APBDes tahun 2017.

“Status itu dari hasil periksa dan audit ahli Badan Pemeriksa Keuangan ( BPK), ada sekitar Rp 800 juta APBDes Pengembur yang di selewengkan. Ada sebagian sudah di kembalikan oleh bendaharanya sekitar Rp 186 juta,” terangnya.

Penetapan itu juga atas keterangan beberapa saksi juga keterangan hasil pemeriksaan bersangkutan dan hasilnya terbukti ada beberapa diindikasikan proyek fiktif alias tidak pernah dikerjakan.

“Untuk melengkapi keterangan, Supardi Yusuf akan di panggil kembali hari Rabu (21/11) pekan depan dalam kapasitas sebagai tersangka. Nanti akan diketahui apakah jaksa akan memutuskan untuk langsung di tahan atau tidak,” kata Hasan Basri.

Tersangka melanggar pasal 2 dan 3 UU tentang tipikor dengan ancaman pidana minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun dan denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak 1 miliar rupiah.

“Untuk sementara ini baru satu yang jadi tersangka namun kita akan kembangkan dan periksa lagi saksi-saksi yang lain,” tutupnya. (TN-03)

Tags

Related Articles

Back to top button