Politik

Melalui Paripurna, Pemkab Loteng Jawab Pandangan Umum Fraksi Di DPRD

Lombok Tengah, Talikanews.com – Para Anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah menggelar Paripurna, mendengar jawaban Pemerintah Daerah terkait pandangan umum Fraksi – Fraksi atas nota keuangan dan Ranperda tentang APBD Tahun anggaran 2019, Kamis (7/11).

Melalui Rapat resmi itu, Wakil Bupati Loteng H L Pathul Bahri menjawab apa yang menjadi masukan dan pandangan para Fraksi di DPRD pada hari Selasa kemarin, berkaitan dengan arah pembangunan daerah Tatas Tuhu Trasna itu.

Pathul mulai dari salah satu Fraksi yang menanyakan tentang sejauh mana penanganan korban gempa oleh pemerintah daerah termasuk polemik pilkades dan krisisnya air bersih ketika memasuki musim kemarau.

“Untuk alokasi dana korban gempa, Pemda telah menganggarkan Rp 1,5 Miliar,” kata dia.

Terkait penyelenggaraan pilkades yang serentak kemarin, sudah di atur dalam Perbup nomor 12 tahun 2018 tentang pilkades, malah sudah di sosialisakan ke- 96 desa yang menyelenggarakan panitia pilkades.

“Memang pilkades serentak, banyak menimbulkan persepsi yang berbeda- beda, tetapi sebenarnya kita sudah mensosialisasikan Perbub itu,” imbuhnya.

Soal pandangan Fraksi PKB yakni kurangnya debit air untuk petani di musim kemarau bahwa, pemerintah telah mensosialisasikan agar petani jangan menanam di musim kemarau mengingat Loteng tidak memilki sumber mata Air yang cukup.

Untuk Fraksi Demokrat terkait angka kemiskinan. Dimana, pemerintah telah berupaya membuka ribuan lapangan pekerjan melalui informasi seperi kegiatan job fair dan berikan peluang bidang bangunan dan pabrik yang sedang di bangun.

Terkait PAD dari sektor pajak kendaraan bermotor, pemerintah telah membuat program pajak keliling dan melalui sektor pariwisata. Pemda sudah membuktikan kepada dunia bahwa Loteng sudah aman melalui Event lari Marathon Internasional beberapa hari lalu.

“Lari Marathon di kawasan KEK Mandalika kemarin itu merupakan bukti bahwa Loteng telah aman dari bencana gempa tersebut,” tegasnya.

Mendengar jawaban itu, Ketua DPRD Loteng H. Ahmad Puaddi yang memimpin sidang langsung ditutup karena merasa puas dengan jawaban tersebut. “Saya harapkan kepada semua ketua Fraksi untuk tingkatkan kehadiranya, mengingat ini tahun politik,” tutupnya. (TN-03)

Tags

Related Articles

Back to top button