Daerah

Bertemu Gubernur NTB, Para Kades Loteng Diminta Menulis Cerita Tentang KEK

Mataram, Talikanews.com – Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah menggelar silaturrahmi dengan Kepala Desa se-Lombok Tengah. Pada kesempatan itu, sapaan Zul ini meminta para Kepala Desa (Kades) untuk menjadi bagian dalam menulis cerita manis tentang Lombok Tengah, khususnya tentang Kawasan Mandalika, yang saat sebagai salah satu kawasan wisata kelas dunia. Bukan menjadi bagian yang menulis horor story atau cerita gelap

“Jadah Kades yang mampu menulis cerita manis tentang daerah sendiri. Agar tidak hanya jadi horor story atau cerita gelap,” bersama Forum Kepala Desa se-Lombok Tengah, didampingi Kepala Bakesbangpoldagri dan Kepala DPMPD dan Dukcapil, di Pendopo Gubernur NTB, Kamis, (1/11).

Pengganti TGB itu juga mengajak para Kades senantiasa menjaga kondusifitas Lombok Tengah, menceritakan hal-hal yang manis tentang kondisi daerah sendiri.

“Mari kita sama-sama mensukseskan pelaksanaan event Marathon terbesar di dunia, yang akan di laksanakan di Kawasan Wisata Mandalika. Di Lombok Tengah saya akan bikin Pacuan Kuda terbesar di NTB. Saya telah memerintahkan Kadis Pariwisata untuk menganggarkan, dan itu cukup besar,” kata dia.

Dia menyinggung soal pengelolaan Anggaran Dana Desa (ADD). Dr Zul meminta Kades untuk selalu menjalankan program sesuai dengan aturan. Agar semua dapat dipertanggung jawabkan dengan baik secara hukum.

“Jangan sampai banyak Kades di Loteng akan tersangkut masalah hukum, karena banyak ADD mereka susah dipertanggung jawapkan,” ingatnya.

Dia berharap, kegiatan silaturrahmi tersebut merupakan awal diskusi dengan para Kades sebagai ujung tombak pembangunan di daerah. Ia berjanji akan mengajak Bupati Loteng turun langsung ke Desa-desa untuk berdiskisi dengan Kepala Desa di tempat masing-masing.

Menurut Gubernur, tidak semua kondisi Desa di NTB sama seperti yang ada di Lombok Tengah. Banyak Desa-desa di NTB yang membutuhkan tenaga ekstra untuk mengunjunginya.

“Bahkan untuk menjangkau satu desa terpencil di NTB, ada yang berangkat pagi sampainya malam, ada juga yang membutuhkan pengorbanan besar dengan menantang ombak lautan yang besar,” tuturnya.

Untuk itu, kedepan kalau NTB mau hebat, mau jaya, mau sukses, yang sanggup mendatangi Desa-desa di NTB, kata kuncinya yaitu gubernurnya harus yang masih muda.

Sementara itu, Ketua Forum Kades Loteng, Sahim berharap, dengan adanya silaturrahmi dengan Gubernur NTB, segala permasalahan di tingkat desa di Lombok tengah dapat diselesaikan.
Menurutnya saat ini permasalahan Desa di Loteng, seperti, permasalahan air di Kawasan Lombok Tengah, Ketersediaan Rumah Sakit bertarap Internasional di kawasan wisata, dan terealisasinya bantuan umum dan bantuan khusus dari pemerintah Provinsi, serta bantuan keuangan Desa dari Provinsi sesuai Undang-undang desa nomor 6, sebesar minimal 10 persen dapat diberikan.

“Ini merupakan sejarah Kades se-lombok tengah diundang Gubernur, semoga ini tetap berlanjut kedepan,” harapnya.(TN-04)

Tags

Related Articles

Back to top button