Pariwisata

Vinci Akan Tinjau Lokasi Pembangunan Sirkuit Motor GP KEK Mandalika Loteng

Foto: Jajaran Direksi PT ITDC saat laporan ke Gubernur NTB, terkait rencana kedatangan pihak Vinci yang akan bangun Sirkuit Motor GP

Mataram, Talikanews.com – Bulan Oktober ini, Perusahaan asal Prancis yakni Vinci Construction Grands Projects (VCGP) akan datang ke Kek Mandalika Lombok untuk meninjau lokasi rencana pembangunan Sirkuit Motor GP, sekaligus akan bertemu Gubernur NTB.

Dimana, Sirkuit yang akan dibangun diatas lahan seluas 131 ha di KEK Mandalika Lombok NTB itu menggunakan konsep pembangunan distrik entertainment dan sport terpadu didalamnya termasuk sirkuit MotoGP.

“Pihak Vinci sudah konfirmasi bahwa akan datang berkunjung ke KEK Mandalika sekaligus melihat lokasi rencana pembangunan Sirkuit itu. Kan pihak Vinci tidak pernah ke KEK,” ungkap Direktur Utama PT ITDC, Abdulbar M Mansoer, usai bertemu Gubernur NTB, Senin (201/0).

Dia menjelaskan, saat ini PT ITDC dengan Vinci sedang tahap persiapan memulai pembangunan Sirkuit tersebut. Karena, target tahun 2021 Sirkuit itu sudah siap dioperasikan. VCGP adalah anak usaha Vinci, sebuah perusahaan berskala global asal Prancis yang bergerak di bidang desain, pembiayaan, pembangunan dan operasional proyek-proyek infrastruktur dan fasilitas besar di seluruh dunia.

Abdulbar menjelaskan VCGP akan membawa investasi melalui foreign direct investment (FDI) sebesar US$ 1 miliar atau setara dengan Rp 14,5 triliun (kurs,red) dengan jangka waktu 15 tahun.

“Nilai investasi ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap iklim investasi yang baik di Mandalika dan Indonesia,” kata dia.

Abdulbar menjelaskan, distrik entertainment dan sport terpadu yang dibangun oleh VCGP, akan menjadi salah satu diferensiasi yang dikembangkan ITDC untuk kawasan pariwisata Mandalika. Selain street race circuit Mandalika, distrik entertainment dan sport ini akan mencakup 10 hotel dengan kapasitas sekitar 2500-an kamar, COEX (Convention-Exhibition) Building, Rumah Sakit dan Water Park berstandar internasional.

Street race circuit Mandalika yang dibangun dengan standar FIM and FIA, ditargetkan dapat mulai beroperasi pada 2021 dan dicanangkan dapat menjadi tuan rumah kejuaraan balap dunia.

Abdulbar mengaku optimistis pembangunan proyek The Mandalika itu akan membawa multiplier effect yang sangat besar dalam mendorong perekonomian sekaligus membantu pencapaian target kunjungan wisatawan yang ditetapkan Pemerintah.

“Hal ini sekaligus menunjukkan komitmen kami dalam mendorong percepatan pembangunan KEK Pariwisata Mandalika guna mewujudkan kawasan destinasi pariwisata Bali baru berkelas dunia dengan kualitas atraksi, amenities, dan infrastruktur terbaik. Dan kami berharap proyek ini dapat menambah kepercayaan investor asing untuk menanamkan modal di the Mandalika,” tuturnya.

Pembangunan sirkuit MotoGP di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah di design konsep jalan raya street circuit.

“Kita menyebutnya Mandalika Street Circuit, jadi nanti balapannya di jalan itu yang dibuat seperti sirkuit bertaraf internasional,” ujarnya.

Tidak hanya lintasan jalan raya yang seperti sirkuit Monaco, untuk tempat penonton menyaksikan balapan ini juga dibuat khusus. Berada dipinggir jalan penonton bisa melihat balapan dari atas bukit sehingga memberikan sensasi yang berbeda kepada pecinta balap.

“Bukit itu akan kita bangun, jadi nanti bisa melihat di sekeliling bukit. Intinya segala sesuatunya akan dipikirkan termasuk fasilitas sirkuit lain,” tuturnya.

Pembanguan sirkuit MotoGP Lombok yang nantinya bernama Mandalika Street Circuit sudah dipastikan. Hal ini berdasarkan kerjasama yang terjalin antara Indonesia dengan Prancis.

Mendengar hal itu, Gubernur NTB, Dr Zulkiflimansah sambut baik rencana kedatangan pihak Vinci untuk berkunjung sekaligus melihat lokasi rencana pembangunan Sirkuit Motor GP itu.

“Ini perlu kita sambut baik, apa yang bisa dibantu oleh Pemerintah Daerah, biar kita koordinasikan,” tutupnya.(TN-04)

Tags

Related Articles

Back to top button