Hukum & Kriminal

Amaq Jidah Sebut Pemberitaan Disalah Satu Media Online Berlebihan

Foto: Arena judi sabung ayam yang berada di Dusun Batu Bolong Desa Ungga Kecamatan Praya Barat Lombok Tengah.

Lombok Tengah, Talikanews.com – Salah seorang warga Batu Bolong, Desa Ungga Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah yakni Amaq Jidah angkat bicara terkait statemannya yang dimuat disalah satu media online terbitan Sabtu (20/10), tentang penggerebakan arena judi sabung ayam oleh anggota TNI dengan kekerasan, itu sangat berlebihan.

Dirinya mengaku, tidak pernah berstateman secara berlebihan. Terlebih cara TNI membubarkan arena judi sabung ayam dengan menendang pedagang, kemudian menyebut ada anggota minta uang rokok setiap minggu.

“Ini kan pembunuhan karakter, malah ingin adu domba saya dengan aparat. Yang jelas, saya tidak pernah berstateman seperti yang ditulis oleh salah satu media online itu. Saya juga mohon maaf dan saya minta kepada pemilik media online itu untuk hapus pernyataan saya itu. Karena, saat penggerebakan sudah lari duluan ketakutan,” ungkapnya saat di konfirmasi Senin (22/10).

Dia juga menyayangkan tulisan media online tersebut yang menyebut bahwa, ada Anggota TNI yang turut serta dan diberikan uang rokok Rp 300 – 500 ribu.

“Sekali lagi, saya minta maaf sebesar – besarnya atas salah saya tersebut, saya kira yang diberikan uang itu adalah oknum anggota TNI, ternyata bukan,” kata dia.

Amaq Jidah lebih menyayangkan lagi ada ditulis bahwa penggerebekan arena judi sabung ayam itu oleh 6 orang Prajurit TNI Koramil 04 Praya Barat dengan membawa Senjata Api Laras Panjang yang langsung melepas tembakan.

Paling fatal, media online itu menulis bahwa Prajurit TNI juga melakukan pemukulan terhadap salah seorang warga yang berada di arena kemudian merusak lapak pedagang dan membakar kurungan ayam milik warga.

“Saya tidak tau apa-apa, begitu penggerebakan langsung lari. Nah, jelas saya tidak tau apa yang terjadi, apalagi ada ditulis ayam dilempar sampai mati, itu semua tidak benar. Intinya tidak pernah komentar,” tutupnya. (TN-02)

Tags

Related Articles

Back to top button