Pemerintahan

Gubernur NTB Lantik dr Nekad Jadi Kepala Dinas Kesehatan

Foto: Inilah pejabat tinggi pratama saat dilantik untuk menduduki jabatan

Mataram,Talikanews.com – Sebelumnya dr Nurhandini Eka Dewi atau kerap disapa dr Nekad menjabat Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB Hanya saja, dalam perjalanan, sempat dinonjobkan kemudian menjadi staf ahli bidang kemasyarakatan dan sumber daya manusia Gubernur NTB saat kepemimpinan TGH M Zainul Majdi.

Pasca pergantin Gubernur NTB periode 2018-2023 yakni oleh Dr Zulkieflimansah Sapaan dr Nekad itu kembali diangkat sebagai kepala Dinas Kesehatan yang resmi dilantik Rabu (17/10) di ruang rapat utama di Mataram.

Selain Kepala Dinas Kesehatan, Gubernur NTB juga lantik Pejabat Tinggi Pratama lainnya seperti Drs, Imhal asisten administrasi dan umum yang dipercaya sebagai Kepala dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana. Kemudian, Dr. Ir. Manggaukang staf ahli bidang ekonomi keuangan infrastruktur dan pembangunan mengisi posisi Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip.

Sementara Ir Hartina staf ahli bidang pemerintahan dan aparatur politik, hukum dan layanan publik, menggantikan posisi Drs. Imhal sebagai Assisten administrasi umum.

Usai mengambil sumpah keempat pejabat tersebut, Gubernur menyampaikan bahwa pelantikan dinilai sangat perlu untuk segera dilakukan, atas kondisi NTB saat ini yang berbeda dari kondisi biasanya.

”Pasca musibah gempa bumi yang melanda Lombok-Sumbawa, kita butuh kerja keras dan cepat dari seluruh kepala OPD tanpa terkecuali Untuk itu, posisi kepala OPD yang kosong harus segera di isi, terlebih posisi tersebut merupakan areal yang sangat berkaitan langsung dengan kondisi NTB saat ini,” ungkapnya.

Pasca melantik, sapaan dr Zul itu langsung perintahkan kepala OPD mulai bekerja keras. Seperti Dinas Kesehatan dan Dinas Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak yang akan paling banyak berurusan dengan perempuan dan anak yang terdampak di lapangan.

Demikian juga kepala dinas perpustakaan dapat segera bergerak memberi layanan seperti trauma healing kepada anak-anak.

“Jadi, bentuk hiburan bagi anak anak korban gempa bukan hanya berupa nyanyi-nyanyi saja, tapi datangi semua tempat, distribusikan buku yang menarik, supaya anak kita punya cerita lain dibalik musibah ini,” terangnya.

Untuk diketahui, pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Gubernur NTB nomor 821.2-1/912/BKD/2018, tanggal 16 Oktober 2018. (TN-04)

Tags

Related Articles

Back to top button