Daerah

Tak Ada Kuoto CPNS, Guru Honorer Tambora Ancam Mogok Ngajar

Foto: Para Guru honorer saat aksi demontrasi di Depan Kantor UPT Dikbudpora Tambora.

Bima, Talikanews.com – Puluhan guru honorer yang ada di Kecamatan Tambora menggelar aksi demonstrasi depan kantor UPT Dikbudpora Tambora Kabupaten Bima. Jumat (05/09). Lantaran tidak memiliki kuota pada pembukaan CPNS tahun 2018. Parahnya lagi, mereka ancam mogok mengajar.

Koordinator Wilayah (KORWIL) Serikat Guru Indonesia (SGI) Tambora, Sugeng Purnomo, S Pd mengatakan, momentum peringatan hari guru international 5 oktober 2018 ini, menjadi waktu yang tepat bagi guru honorer di tambora untuk menyuarakan aspirasinya terhadap persoalan-persoalan fundamental pendidikan di Tambora.

Dalam aksinya guru-guru honorer tersebut, mempertanyakan ke UPTD terkait dengan tidak adanya kuota penempatan CPNS untuk wilayah Kecamatan tambora di tahun 2018.

Bayangkan saja dari satu sekolah paling banyak ada 3 guru yang PNS itu pun hanya di beberapa sekolah, bahkan di salah satu sekolah hanya kepala sekolahnya saja yang PNS.

“Mulai hari ini para guru honorer akan melakukan mogok mengajar sampai di kabulkan tuntutan. Kami begini ingin keadilan, jangan di anak tirikan,” ancamnya.

Sementara, Koordinator aksi Masran, S Pd mengatakan bahwa dirinya bersama guru-guru honorer melihat fakta di lapangan bahwa guru-guru honorer juga tidak pernah mendapatkan tunjangan bagi guru sukarela, baik yang sudah sarjana maupun memiliki yang memiliki NUPTK.

“Kami sebagai guru Non PNS menganggap bahwa Kepala UPTD Kecamatan Tambora tidak bekerja dan tidak memperjuangkan nasib para pendidik di Kecamatan Tambora,”cetusnya

Setelah para honorer melakukan aksi, pihak UPT Dikbudpora Kecamatan Tambora menemui massa aksi dan melakukan audiensi dan disertai membubuhkan tanda tangan surat pernyataan bahwa pihak UPT setempat akan memperjuangkan apa yang menjadi tuntutan aksi. (TN-05)

 

Related Articles

Back to top button