Politik

Dewan NTB Kritik Sikap Gubernur

Foto: Wakil Ketua DPRD NTB Lalu Wirajaya

Mataram, Talikanews.com – Stateman Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah, yang menegaskan kepada OPD Pemprov harus lebih proaktif dalam menangani bencana gempa Lombok dan Sumbawa dengan tangan sendiri atau berdikari dan akan libatkan lembaga internasional. Menuai kritikan dari Wakil Ketua DPRD NTB, Lalu Wirajaya.

Politisi Partai Gerindra NTB itu menganggap stateman Zul itu cenderung terburu-buru dan memunculkan opini yang beragam ditengah publik NTB.

“Mestinya tunggu sikap resmi Pemerintah Pusat terkait janji Presiden untuk membantu pemulihan dampak gempa Lombok-Sumbawa,” ungkapnya Rabu (3/10).

Mestinya, Pemprov NTB intensifikasi komunikasi dan koordinasi Pempus terkait pemulihan dampak bencana Lombok-Sumbawa ini.

“Jika ada pernyataan bahwa Pemerintah Pusat tidak mampu menggelontorkan anggaran seperti yang dijanjikan karena terbelahnya perhatian Pempus akibat bencana gempa dan tsunami Palu, Donggala dan Sigi Sulteng, maka harus diungkap agar ada kejelasan di Publik,” kata dia.

Lalu Wirajaya khawatir dengan munculnya statemen Gubernur NTB ini akan berdampak pada munculnya opini lain dari Pemerintah Pusat sehingga berimplikasi pada tidak seriusnya Pempus memenuhi janji atau komitmennya dalam menggelontorkan anggaran untuk pemulihan dampak bencana gempa Lombok-Sumbawa.

“Jangan sampai karena stateman berdampak pada pengalihan anggaran kedaerah lain. Jadi sebaiknya tunggu pernyataan resmi dari Kepala Negara yang berjanji terkait dengan kesiapan anggaran pemulihan itu, baru kemudian berfikir untuk menyusun rencana penanganan dalam model yang lain,” tegas Wirajaya.

Apa yang dikritisi itu bukan berarti tidak bersepakat dengan komitmen penanganan bencana dengan prinsip-prinsip gotong royong dan kebersamaan. Akan tetapi lebih pada suatu tujuan untuk mengingatkan semua pihak, sudah sampai sejauh mana proses-proses yang sudah dilewati pemerintah untuk memastikan turunnya bantuan yang dijanjikan sendiri oleh Presiden Jokowi. (TN-04)

 

Related Articles

Back to top button