Hukum & Kriminal

Terjebak Macet Pasca Menjambret, Dua Warga Pujut Diringkus Polisi

Foto: Pelaku Jambret baju orange depan Polres Mataram, saat diringkus.

Mataram, Talikanews.com – Aksi penjambretan yang dilakukan oleh EN alias Win (22) dan PJ alias Pajar warga Pujut Lombok Tengah harus berakhir di Jeruji besi. Setelah diringkus aparat kepolisian Polres Mataram, saat bereaksi di Jalan Bung Hatta, Kecamatan Monjok Selaparang, pada Senin malam (1/10).

Saat beraksi, menjambret korbannya, kedua pelaku melarikan diri namun terjebak kemacetan arus lalulintas. Langsung diringkus dengan barang bukti hadset warna putih, golok, dan sepeda motor Kawasaki KLX warna Biru tanpa nomor polisi yang digunakannya.

Kapolres Kota Mataram, AKBP Muhammad SIK yang dikonfirmasi membenarkan kejadian itu dan menjelaskan kronologis kejadian. Bermula ketika kedua pelaku berboncengan mencari mangsa di Jalan Raya Baru Monjok. Keduanya membuntuti korban kemudian merampas HP Xiaomi Redmi 5A warna pink yang berada di laci dasboard motornya dalam kondisi hadset terpasang.

Bahkan dalam aksinya ini, pelaku sempat mengancam korban dengan sebilah senjata tajam berupa golok. Setelah itu pelaku tancap gas ke arah Jalan Pejanggik Kota Mataram.

Saat bersamaan Tim Resmob 701 Reskrim Polres Mataram melaksanakan patroli di jalur Jalan Pejanggik, mendengar teriakan dan terlihat korban mengejar pelaku.
Tim pun ikut mengejarnya. Ketika di Simpang Empat Bank BTN Cakranegara Kota Mataram, pelaku terjebak arus lalulintas sehingga motor yang dikendarai pelaku berhenti.

Pelaku kabur meninggalkan sepeda motornya. Dibantu warga, tim terus mengejarnya sehingga berhasil meringkusnya. Namun saat ditangkap, tidak ada HP di tangan pelaku.

Sebab ketika kejar-kejaran, HP Xiaomi itu dibuang pelaku diperkirakan di sepanjang Jalan Bung Hatta dan Jalan Pejanggik. Sempat dicari namun belum ditemukan.

“Saat ini kedua pelaku sudah diproses lebih lanjut,” tutupnya. (TN-04)

Related Articles

Back to top button