Politik

Status Ketua BPPD NTB Ikut Nyaleg, Dewan Bakal Panggil Dispar

Mataram, Talikanews.com — Status salah satu penentu kebijakan di Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD), Fauzan Zakaria masih juga belum selesai disoal semua pihak. Kali ini Komisi II DPRD NTB angkat bicara terkait Fauzan yang telah masuk ke tahap DCT pada Pileg 2019.

Untuk membahas soal ini pekan depan mereka akan memanggil Dinas Pariwisat NTB yang menaungi badan tersebut. Sebab pencalonan pengurus BPPD sangat terkait dengan marwah pariwisata NTB.

“Insyaallah minggu depan kami akan panggil Kadisparbud untuk mengevaluasi masalah ini,” janji Sekretaris Komisi II DPRD NTB, Yek Agil Kamis (27/9)

Politisi PKS itu mengatakan BPPD itu masuk dalam jajaran birokras sehingga Fauzan masuk sebagai salah satu penentu kebijakan terkait pariwisata di NTB. selain itu BPPD juga dibiayai oleh daerah dalam melaksanakan tugas tugasnya.

Sehingga jika Fauzan tetap nyaleg tentu akan sulit untuk memisahkan apakah itu kegiatan BPPD sebagai sebuah institusi birokrasi daerah atau kegiatan personal ketua BPPD sebagai caleg.

Tidak hanya itu dewan ragu politisi NasDem itu bisa fokus memimpin pelaksanakan kegiatan Promosi daerah ditengah aktifitas kampanye sebagai  caleg. Padahal  satu tahun kedepan ini adalah masa BPPD bekerja sekuat tenaga mencurahkan waktu dan pikiran untuk memulihkan pariwisata NTB pasca gempa wabil khusus dengan promosi pariwisata yang produktif dan inovatif dengan cara cara yang bisa menarik wisatawan datang berkunjung ke Lombok.

Atas dasar itu dewan mengharapkan agar Fauzan bisa mundur atau cuti dari BPPD selama masa kampanye karena pertama bicara etika yang kedua juga agar kerja kerja BPPD tidak tersandera dengan ketuanya yang menjadi caleg.

Agil sangat menyayangkan kenapa KPU bisa meloloskannya sampai masuk sebagai salah satu DCT. Seharusnya itu tidak boleh terjadi. Untuk itu pihaknya akan memanggil Dispar sambil mengevaluasi kinerjanya dalam satu dua bulan ini.

“Kapan dan dimana, nanti kami kabari,” katanya

Tidak hanya itu Forum Peduli Pariwisata NTB melihat dalam masalah ini Dispar harus bertanggungjawab. Setidaknya bisa mencari solusi yang pas. Sebab BPPD ini masih berada dinaungan Dispar sendiri. Ketua Forum Peduli Pariwisat NTB, Suaeb Quri mengaku bahwa jika Fauzan ngotot maju sebagai caleg maka ia harus melepaskan baju BPPD nya.

Hal ini pun telah disampaikan kepada Dispar NTB agar bisa mengambil satu sikap tegas. Suaeb masih ingat bagaiaman dulu pembentukan pengurus BPPD itu difasilitasi oleh Dispar sehingga ketika ini menjadi polemik publik maka dirinya meminta Dispar bersikap.

“Kita berharap Dispar jangan diam saja. Ambil sikap,” pinta Suaeb

Terkait hal itu Kepala Dinas Pariwisata NTB, L Moh Faozal saat dikonfirmasi tampak tidak mau berkomentar panjang lebar. Namun dalam masalah ini Fozan memberi perumpamaan sikap seperti yang dilakukan dua anggota BPPD lainnya, Wirajagat dan Gufron yang mengundurkan diri dari keanggotan BPPD karena ikut Nyaleg. Apalagi pengundurannya myungkin disebakan aturan atau juga perminataan publik. Faozan sendiri berharap Fauzan bisa mengambil satu sikap seperti dua anggota itu.

“Mestinya pak Fauzan Zakaria juga bisa menentukan sikap nya terkait keanggaotaan di BPPD,” ujarnya terpisah. (TN-04)

Related Articles

Back to top button