Nasional

Kirab Satu Negeri GP Ansor NTB Hadirkan Tokoh Lintas Agama Dan Menag

Foto: Pengurus GP Ansor dari berbagai daerah saat paparkan kesiapan Kirab Satu Negeri

Mataram, Talikanews.com – Gerakan Pemuda (GP) Anshor akan menggelar kirab satu negeri akan di rangkai doa bersama NTB Bangkit yang akan berlangsung di dengan Lapangan Sangkareang Sabtu tanggal 29 September bertagline “Kita ini sama, Kita ini Indonesia dan NKRI harga mati”.

Acara tersebut akan dihadiri Menteri Agama RI, Lukman Hakim, Direktur Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Irjen Pol Firli, ketua partai politik, tokoh agama dan pimpinan Ponpes dan tokoh lintas agama.

Ketua GP Anshor NTB Zamrony Aziz menjelaskan kirab satu negeri untuk wilayah NTB, telah di laksanakan di beberapa daerah seperti di Lombok Tengah, Lombok Utara, Lombok Timur, Sumbawa, Bima, Dompu yang langsung diterima oleh pejabat daerah setempat dan besok di jadwalkan akan di gelar di Mataram yang akan diterima Walikota Mataram, sebelum bendera kirab di serahkan kepada Gubernur NTB.

“Acara itu juga dirangkai do’a bersama NTB Bangkit oleh semua tokoh lintas agama. Termasuk pak Menag,” ungkapnya di Mataram Kamis (28/9).

Doa bersama lanjut Zamrony, tidak ada tendensi politik. Kegiatan ini murni untuk meningkatkan rasa kecintaan terhadap bangsa. Dan kirab ini sebagai bentuk kebersamaan dalam keberagaman. Di perkirakan kegiatan kirab ini akan di hadiri sepuluh ribu peserta.

“Jadi tidak ada unsur politis pada kegiatan kirab satu negeri ini, acara ini murni untuk menyatukan persepsi tentang menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, dan rasa nasionalisme di bangkitkan kembali,” kata dia.

Sementara itu, Kordinator Zona Rote Zakaria Ridwan Puato menjelaskan kirab satu negeri di Lombok masuk dalam zona Rote yang terdiri dari enam wilayah yakni NTT, NTB, Bali, Jatim, dan DIY.

Kegiatan kirab satu negeri di Mataram menjadi acara puncak kirab di NTB dimana nanti perwakilan zona akan menyerahkan 17 bendera merah putih ke Gubernur NTB. Usai acara puncak, kirab satu negeri akan di lanjutkan ke Bali.

Dia menambahkan, kirab tersebut akan ditutup oleh Presiden RI, Koko Widodo, di Yogyakarta pada tanggal 26 Oktober mendatang.

“Kita sama, Kita Indonesia, NKRI harga mati dan cinta agama untuk negeri,” tutupnya. (TN-04)

Related Articles

Back to top button