Pemerintahan

Bulan Depan, Gubernur NTB Kirim 1000 Pemuda Berangkat S2 Ke Luar Negeri

Mataram, Talikanews.com – Gubernur NTB, Dr Zulkiflimansah akan memenuhi janjinya untuk mengirim 1000 generasi muda asal NTB yang ingin melanjutkan pendidikan pasca sarjana (S2) ke Luar Negeri. Janji yang sudah tertuang dalam visi-misi saat mencalonkan diri sebagai Gubernur NTB periode 2018-2023 akan direalisasikan bulan depan.

Usai melantik Bupati dan Wakil Bupati Lotim juga Walikota dan Wakil Walikota Bima, sapaan Dr Zul itu mengatakan, bulan Oktober mendatang akan mencoba kirim 1000 pemuda untuk melanjutkan pendidikan pasca sarjana atau S2 ke Polandia.

“Tidak pernah mikir besar, 1000 pemuda itu sebenarnya tidak banyak. Kenapa saya bilang tidak besar, katakan lah contoh, kita ini punyak BUMD Bank NTB, kalau bisa menciptakan 2000 pengusaha dan pengusaha itu bisa biayakan satu karyawan dalam bentuk beasiswa kan tidak susah. Makanya cari tempat kuliah di Luar Negeri yang tidak mahal,” ungkapnya Rabu (26/9).

Disinggung soal dari mana biaya pendidikan, apakah gunakan uang APBD? Bagi Gubernur pengganti TGB itu menegaskan, jangan seakan membangun daerah hanya mengandalkan uang APBD saja.

Dia mencontohkan lagi, banyak cara bisa memberikan kuliah S2 secara gratis bagi generasi muda. Misal dirinya memberikan modal usaha kepada salah sehingga. Dimana, orang yang diberikan modal usaha sudah maju dan sukses, lantas meminta tolong untuk membantu sekolahkan satu orang saja, dirinya meyakini akan bisa dibantu.

“Kalau sudah sukses masak tidak bisa bantu. Jelas orang itu mau bantu kita. Makanya jangankan 1000 tahun, bisa lebih lah,” ujar dia.

Oleh sebab itu, bulan depan akan dilakukan pengiriman pertaka ke Polandia karena disana relatif lebih murah, ada beberapa kampus yang mentolerir penerimaan mahasiswa masuk terlambat.

Dia mengaku, hanya membuka jalan, karena NTB ini punya potensi anak muda sangat besar, bukan hanya sekelas di daerah melainkan Nasioanl. Untuk pengiriman jelas ada proses seleksi dan rekrutmen, itu akan merata di semua daerah.

“Kita didik supaya penuhi persyaratan, merata se NTB,” tegasnya.

Yang jelas, negara tujuan lain setelah Polandia yakni seperti Turki gratis. Dimana, negara itu menggratiskan pasca sarjana, tinggal carikan untuk makan saja.

“Apa yang dilakukan ini sudah dilakukan di Sumbawa, tinggal diperluas saja,” cetusnya. (TN-04)

 

Related Articles

Back to top button