Pemerintahan

Hari Pertama Kerja, Zul-Rohmi Pimpin Rapat Penanganan Bencana Lombok-Sumbawa

Mataram, Talikanews.com – Sehari setelah dilantik Presiden RI Joko Widodo, sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Dr Dzulkiflimansyah dan Dr Siti Rohmi Djalilah, langsung pimpin rapat penangan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana gempa.

Rapat itu berlangsung di ruang rapat Gubernur NTB, bersama Kepala BNPB, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PUPR, Kementerian Keuangan, Kementerian Sosial, dan sejumlah kementerian lainnya, serta petinggi Kejaksaan dan Kepolisian, serta beberapa Kepala SKPD lingkup Pemprov NTB.

Pada kesempatan itu, Dr Zul menyampaikan, rapat Evaluasi ini sangat penting dilakukan untuk melihat kembali wewenang dan tanggungjawab.

“Mudah-mudahan hari ini kita bisa datang dengan solusi yang kongkrit untuk memuaskan masyarakat,” ungkapnya, Kamis (20/9).

Langkah ini lanjutnya guna mempercepat penanganan korban gempa termasuk mencari solusi terkait dana bantuan yang dianggap susah dicairkan. Termasuk komando penanganan tidak boleh lebih dari satu agar tidak tumpang tindih baik dalam data maupun penanganan.

Sementara itu Kepala BPBD Provinsi NTB, Ir H Mohammad Rum, mengatakan salah satu point penting yang dibahas dalam Rakor bersama Gubernur terpilih yaitu persoalan pembenahan koordinasi dalam penanggulangan bencana.

“Penegasan pak Gubernur tadi bahwa komando itu tidak boleh lebih dari satu. Selama ini sebenarnya sudah berjalan dengan baik, hanya saja perlu ada pembenahan sedikit, mungkin selama hanya dikarenakan faktor miss komunikasi saja. Itu yang perlu diperbaiki,” kata dia.

Rum menegaskan, dalam struktur penanganan bencana gempa Lombok, ada tiga kerangka perlu diperhatikan yakni ada pospenas, kemudian ada juga Sekber Provinsi yang bertugas sebagai think tank dalam perumusan kebijakan.

Ketiga bagian itu harus tetap koordinasikan, tidak boleh saling mendahului karena menyangkut data dan penanganan.

“Untuk Panglima Komando Satuan Tugas Gabungan Terpadu memiliki tugas dilapangan untuk menyiapkan lahan dan pembersihan puing,” tutupnya. (TN-04)

Related Articles

Back to top button