Politik

Gunakan APBN, KPU Fasilitasi APK Caleg

Dompu, Talikanews.com – Alat Peraga Kampanye (APK) Pemilu 2019 berupa baliho dan spanduk difasilitasi oleh KPU Kabupaten Dompu melalui APBN.

“Yang akan kami fasilitasi nanti adalah APK dengan ukuran dan jumlah yang sama untuk setiap peserta pemilu,” ungkap Ketua KPUD Dompu, Rusdyanto ST.

Menurutnya, KPU hanya mencetak saja, sementara design materi, pemasangan, pemeliharaan, penggantian dan penurunanya nanti menjadi tanggungjawab peserta pemilu.

“Untuk itu kami menghimbau kepada parpol peserta pemilu agar segera mendesign materi kampanyenya,” terangnya.

Pria yang akrab disapa Rusdy ini, juga menegaskan tentang kebijakan KPU dalam pelaporan dana kampanye pemilu agar peserta pemilu memperhatikan pembukaan rekening khusus dana kampanye, tahapan, jadwal pelaporan dana kampanye, yang berhak memberikan sumbangan dana kampanye dan pihak-pihak yang tidak boleh memberikan sumbangan dana kampanye serta sanksi apabila peserta pemilu terlambat atau tidak menyampaikan laporan dana kampanyenya.

“Kami mengingatkan bahwa bagi partai politik yang terlambat atau pun tidak menyampaikan laporan dana kampanye, maka parpol tidak diikutkan dalam pemilu pada wilayah tersebut” Jelasnya.

Untuk itu, tambah Rusdy, parpol agar benar-benar memperhatikan ketentuan tersebut dan saat ini pelaporan dana kampanye pemilu sangat dimudahkan sekali, tinggal diinput lansung oleh operator parpol melalui Sistem Informasi Dana Kampanye (Sidakam).

“Untuk itu dalam acara bimtek ini, kaminjuga akan memperkenalkan aplikasi Sidakam dan bagaimana cara menginput datanya,” terang Rusdy.

Lanjutnya, hal ini telah disampaikan oleh KPU pada acara pada acara bimbingan tekhnis pelaporan dana kampanye partai politik tingkat Kabupaten Dompu dalam Pemilu tahun 2019. Dan, dihadiri langsung oleh pimpinan dan operator partai politik se Kabupaten Dompu itu belum lama ini.

Sementara itu, Anggota KPU Kabupaten Dompu Divisi SDM dan Parmas, Suherman SPd, mengatakan pihaknya akan terus membangun koordinasi yang intens dengan pemerintah dan peserta pemilu.

“Kami akan terus menjalin silaturahmi dan sinergitas antara penyelenggara pemilu dgn stakeholders dalam mensukseskan pemilu serentak 2019,” bebernya.

Terkait dengan pelaksanaan kampanye, pihaknya meminta fasilitas pemerintah terkait dengan lokasi/tempat pelaksanaan kampanye dan menyatukan persepsi serta pemahaman terkait dengan pihak-pihak yang dilarang terlibat sebagai TIm dan Pelaksana kampanye.

“Kita ingin agar pelaksanaan pemilu serentak tahun 2019 berlangsung secara luber dan jurdil,” ujar Herman.

Lanjutnya, kami juga butuh kerjasama dan sinergitas antara kita semua untuk dapat menfasilitasi, memberikan dukungan terhadap pelaksanaan pemilu terutama pada tahapan kampanye yang akan berlangsung mulai tanggal 23 September 2018 s.d 13 April 2019. 

“Terutama kepada pemerintah daerah untuk memfasilitasi lokasi dan tempat yang diperbolehkan untuk melaksanakan kegiatan kampanye yang kemudian nanti menjadi pedoman kami dalam menyusun surat keputusan ” jelasnya. (TN-05)

Related Articles

Back to top button