Politik

DPT Pemilu 2019 di NTB Berkurang 11.046 Orang

Mataram, Talikanews.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTB melakukan rapat pleno rekapitulasi Daftar Pemlih Tetap (DPT), hasil penyempurnaan atau perbaikan. Dari DPT yang telah ditetapkan bulan Agustus lalu sebanyak 3.573.096 Orang . Setelah di perbaiki menjadi 3.562.050 orang, trjadi pengurangan sebanyak 11.046 orang.

“DPT kita pada Pemilu 2019 berkurang sebanyak 11.046 orang setelah dilakukan penyempurnaan dan perbaikan,” ungkap ketua KPU Provinsi NTB, L Aksar Ansori, Jum’at (14/9).

Dia menjelaskan, penyempurnaan tersebut dilakukan atas adanya rekomendasi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan peserta Partai Politik (Parpol). Adapun yang direkomendasi untuk NTB sebanyak 12.171 tersebar di 10 kabupaten/kota. Akan tetapi, setelah dilakukan penyempurnaan didapat sebanyak 11.046 pemilih.

Aksar mengatakan, berdasarkan klaim potensi potensi keganasan sebanyak 101.400 orang. Dimana, menurut Bawaslu sebanyak 1.991 orang, setelah dilakukan pencermatan, di uji dari berbagai elemen data dari hasil verifikasi, ternyata yang real dicoret sebanyak 7. 994 orang.

Selain itu, ada juga perbaikan elemen berupa perbaikan data, didalamnya menyangkut nihilitas, tidak sesuai standar NIK sebanyak 21. 304. Kemudian ada juga karena meninggal dunia, anggota TNI dan Polri, pindah alamat, belum cukup umur, masuk juga data TKI yang dianggap kemungkinan tidak akan pulang sampai 2019 mendatang seluruhnya berjumlah 4. 729 orang.

“Ada juga yang memenuhi syarat tapi belum masuk DPT 1.677 orang,” kata dia.

Dengan demikian lanjutnya, apa yang menjadi rekomendasi juga permintaan dari Parpol secara nasional itu. Sudah tindaklanjuti sesuai hasil pencermatan dilapangan bersama Bawaslu, KPU dan Parpol.

Apa yang menjadi hasil penyempurnaan atau penghapus sudah di tanda tangani, demi kepentingan penyempurnaan.
Disinggung antara DPT Pilgub 2018? Aksar menyebut sebanyak 3.511.890 orang, terjadi penambahan menjadi 3.562050 orang dari pemilih pemula.

Aksar mengaku, pada Sabtu (15/9) akan mempresentasikan hasil penyempurnaan di KPU RI dan akan di plenokan secara nasional pada hari Minggu (16/9).

“Penyempurnaan diwajibkan bagi seluruh KPU pasca 5 September,” tutupnya. (TN-04)

Related Articles

Back to top button