Politik

Ini Ancaman Bacaleg Kampanye Diluar Jadwal, Bawaslu Dompu Keluarkan Warning

Dompu, Talikanews.com – Maraknya alat perga kampanye (APK) atau alat Peraga Sosialisasi (APS) Para Calon Legislatif (Caleg). Akhirnya, ditanggapi secara tegas oleh Ketua Badan Pengawas Pemilu (Banwaslu) Kabupaten Dompu, Drs Irwan, saat dihubungi media via WA oleh media ini.

Ia menegaskan ada ketentuan pidana yang mengatur tentang kampanye di luar jadwal. Sesuai aturan, kalimat disebutkan setiap orang yang melakukan kampanye, diancam kurungan paling lama 1 tahun dan denda paling banyak Rp 12 juta.

“Jadi saya tegaskan, jangan main-main ya. Ini kita bicara penegakan kontistusi,” terangnya.

Tindakan pencegahan tersebut kata dia, merupakan amanat UU, termasuk salah satunya UU Nomor 7 tahun 2017 tentang kampanye Pemilu 2019. Bahwa kampanye dilaksanakan 3 hari setelah penetapan daftar caleg tetap pada tanggal 20 September 2018.

Jika melihat bertebarannya APK tersebut, apa yang dilakukan peserta pemilu yakni kampanye di luar jadwal dan ini telah melanggar ketentuan, katanya.

Pria yang akrab disapa Dae Irwan ini, menuturkan penertiban APK/APS ini merupakan tindaklanjut hasil rapat koordinasi dan surat himbauan langsung kepada 16 Parpol tersebut peserta Pemilu 2019.Hasil rakor telah disepakati, parpol akan menurunkan alat peraga kampanye diluar jadwal di sejumlah ruas jalan.

Hingga ditetapkanya jadwal kampanye oleh KPU pada 23 September 2018 hingga 13 April 2019 nanti, terangnya.

Namun, pada kenyataanya selesai dilakukan Rakor pihaknya tidak menemukan itikad baik atau keseriusan parpol dan caleg menurunkan APK/APS-nya. Untuk itu, pihaknya terpaksa turun tangan bersama dengan Polisi, TNI dan Pol PP untuk menertibkannya langsung.

“Kami tidak ingin lalai dan meninggalkan masalah, untuk itu kami langsung turun tangan menertibkannya, terutama yang berseliweran di pinggir Jalan,” pungkas Irwan.

Pria bercamata ini membeberkan, berdasarkan laporan yang dihimpun dari 8 Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) di Dompu terdapat 1065 APS yang melakukan kampanye diluar jadwal.

“Hingga hari kemarin (Kamis,Red) telah dilakukan penertiban sejumlah 900 lebih, sisanya tinggal 114 saja,” bebernya.

Lanjut Irwan, 114 APS tersebut tersebar di 8 Kecamatan kecuali Kecamatan Pajo dan Kecamatan Kempo. Alhamdulillah disana sudah bersih.

ā€¯Terhadap nasib 114 APS ini, kami sudah berkoordinasi dengan tim Gakkumdu untuk diambil langkah selanjutnya,” tutupnya. (TN-05)

 

Related Articles

Back to top button