Daerah

Baiq Diyah Sarankan Semua Elemen Duduk Bersama Bahas Nama Bandara

Mataram, Talikanews.com – Polemik perubahan nama Bandara Internasional Airport atau Lombok International Airport menjadi Bandar Udara Internasional Zainuddin Abdul Madjid yang telah di tetapkan Kementerian Perhubungan terus bergulir.

Dimana, Pemkab Lombok Tengah merasa keberatan dengan diubahnya nama bandara tersebut karena merasa tidak pernah dilibatkan.

Persoalan itu membuat, Anggota DPD RI asal NTB, Baiq Diyah Ratu Ganefi menyikapi bijak persoalan perubahan nama bandara tersebut. Meski menganggap perubahan nama LIA ke ZAM adalah suatu hal yang biasa saja. Namun bagi Senator ini menghimbau semua pihak untuk duduk bersama demi mencari solusi terbaik.

“Kalau pergantian nama, hal biasa tetapi, ada yang merasa tidak di libatkan juga tidak bisa di abaikan, semua pihak harus duduk bersama untuk menyelesaikan masalah ini,” ungkapnya, Jum’at (7/9).

Menurutnya, perubahan nama bandara itu murni sebagai bentuk penghargaan negara terhadap pahlawan nasional. Sehingga yakin, tidak ada muatan politis. Meski demikian Pemprov NTB dan pemerintah pusat juga harus mendengarkan aspirasi daerah lain khususnya Lombok Tengah yang menjadi daerah tempatan berdirinya bandara tersebut.

“Mari jernih, masih ada pihak yang merasa keberatan, itu harus di pikirkan. Yang jelas perubahan terlihat murni sebuah penghargaan terhadap pahlawan nasional,” kata dia.

Seperti di ketahui Kementerian Perhubungan menetapkan perubahan nama LIA ke ZAM. Disatu sisi, Pemkab Lombok Tengah menolak pergantian nama bandara tersebut dengan alasan tidak pernah di ajak duduk bersama membahas perubahan dan di anggap tidak sesuai dengan aturan dan mekanisme. (TN-04)

 

Related Articles

Back to top button