Nasional

DPD RI Dorong Transparansi Pengadaan Barang Dan Jasa

Jakarta, Talikanews.com – Komite II DPD RI menggelar rapat kerja bersama LKPP membahas pengadaan barang dan jasa. Pertemuan tersebut disepakati adanya LKPP yang mendukung trasparansi pengadaan barang dan jasa.

Terlebih dengan adanya e-Katalog penyediaan barang yang dimiliki akan membuat penawaran serta spesifikasi barang yang akan digunakan.

Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Agus Prabowo mengatakan LKPP juga bertugas mempercepat pembangunan di daerah, dimana daerah didorong untuk memperlihatkan potensi yang dapat digali.

Adanya transparansi terhadap pengadaan barang dan jasa itu mendapat tanggapan positif dari Anggota DPD RI asal NTB Baiq DiyaH Ratu Ganefi mengatakan DPD RI khususnya Komite II. Bahkan, Komite yang membidangi pengelolaan sumber daya alam dan pengelolaan sumber daya ekonomi lainnya bersama LKPP akan terus mensosialisasikan pengadaan barang dan jasa.

Nantinya akan melibatkan Gubernur atau pemeritah setempat dan juga Aparat Penegah Hukum (APH). DPD juga akan mendorong rancangan UU pengadaan barang dan jasa.

“Kami akan mendorong di bentuknya Undang Undang pengadaan barang dan jasa, melalui UU ini nanti akan lebih spesifik di atur mekanisme dan tata cara pelelangan barang dan jasa,” ungkapnya, di Jakarta Senin (3/9).

Anggota Komite II mendorong kepala daerah agar berniat baik untuk pengadaan barang dan jasa menggunakan e-Katalog LKPP bertujuan menghindari adanya gagal tender dan tender ulang.

Baiq Diyah pun memaparkan kesimpulan rapat, supaya LKPP juga membentuk kelembangaaan serupa di daerah yang sifatnya independen yakni unit kerja pengadaan barang dan jasa (UKPBJ). agar tidak mudah di intervensi pihak manapun.

“Badan itu nanti di isi oleh ASN yang terjamin kredibilitas,” kata dia.

Hal itu dikatakannya karena, Senator asal NTB itu menilai positif penggunaan e-Katalog LKPP. Sehingga akan lebih banyak produk daerah yang diperkenalkan ke khalayak luas melalui e-Katalog.

Dia juga tidak menampik dampak negatif, ibarat dua sisi mata pisau yang dapat di timbulkan e-Katalog yaitu, pengusaha penyedia barang dan jasa akan menurun omzetnya karena melalui e-Katalog para pemenang tender akan lebih mudah mendapatkan barang.(TN-04)

Related Articles

Back to top button