Nasional

Selain Tinjau Rumah Tahan Gempa, Presiden Akan Serahkan 5000 Rekening Tabungan

Mataram, Talikanews.com – Presiden Joko Widodo akan kembali meninjau penanganan gempa bumi yang terjadi di Lombok, NTB. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu akan berada di Lombok selama dua hari untuk tinjau pembangunan rumah tahan gempa sekaligus serahkan 5000 rekening tabungan kepada masyarakat korban gempa.

Gencarnya Jokowi ke Lombok pasca gempa terhitung sudah tiga kali, agar penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi NTB pasca gempa dapat berjalan dengan cepat, sehingga perekonomian masyarakat kembali bergerak.

Berdasarkan informasi agenda yang diterima, Presiden Jokowi bersama rombongan akan terbang ke Lombok melalui pangkalan udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Minggu siang (2/9).

Sesuai agenda, orang nomor satu di Indonesia itu akan tiba di Bandara Lombok Internasional Airport pukul 16.00 wita. Dilanjutkan dengan heliped menuju Pemenang, KLU untuk meninjau rumah contoh tahan gempa di Menggala.

Setelah itu, lanjut menuju Desa Kekait, Gunungsari Lombok Barat melihat kondisi dan menyapa korban gempa, kemudian menuju lapangan Gunungsari. Malam harinya pak Jokowi akan nonton bareng penutupan Asian Games di lapangan sepak bola Gunungsari.

“Ini masih bersifat tentatif, bisa saja berubah tergantung situasi dan kondisi,” ungkap Karo Humas dan Protokoler Setda NTB, Irnadi Kusuma, Minggu (2/9).

Dia menambahkan, pada tanggal (3/9), direncanakan apel pagi siaga dengan 3000 orang pukul pukul 08.00 Wita. Habis itu, dilanjutkan peninjauan kondisi SMPN 6 Kota Mataram, dan RSUD Kota Mataram kemungkinan langsung menuju Bandara untuk take off ke Jakarta.

Sebelumnya, Jokowi mengatakan, pembagian bantuan ke masyarakat terus diberikan, supaya mampu memberikan dampak ekonomi hidup kembali, masyarakat juga semangat membangun kembali rumahnya.

Mengenai pembangunan rumah bagi para korban terdampak gempa akan dilakukan dengan menggunakan teknologi Rumah Instan Sederhana Sehat yang telah teruji tahan gempa. “Itu nanti akan didampingi tim ahli.

Untuk diketahui, Instruksi Presiden Joko Widodo Nomor 5 Tahun 2018 mengenai percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana gempa bumi di NTB telah ditandatangani tanggal 23 Agustus 2018.

Adanya Inpres itu, sebanyak 19 menteri, kepala lembaga, dan kepala daerah mengemban tugas dalam upaya pemulihan NTB pascagempa. Selama menjabat sebagai kepala negara, sebanyak 10 kali Jokowi melakukan kunjungan kerja ke daerah Seribu Masjid atau Lombok. (TN-04)

 

Related Articles

Back to top button