Nasional

Presiden Tonton Penutupan Asian Games Dari Lombok

Lombok Barat, Talikanews.com – Presiden RI Ir H Joko Widodo tiba di bandara Lombok, pada Minggu (2/9) dengan pesawat kepresidenan pukul 15.15 Wita, beserta rombongan langsung menuju Kabupaten Lombok Utara dengan Helikopter Puma milik TNI AU.

Di Lapangan Masjid sementara Pamenang, Lombok Utara, Presiden Jokowi didampingi Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi dan Kepala BNPB Willem Rampangilei secara simbolis menyerahkan buku tabungan dana stimultan rekonstruksi rumah kepada korban terdampak langsung gempa Lombok.

Dari data yang dihimpun, sebanyak 5.293 rumah telah selesai diverifikasi pemerintah untuk kemudian menerima dana rekonstruksi tersebut.

Dalam pidatonya di hadapan para pejabat daerah dan masyarakat setempat, Presiden Jokowi meminta agar bantuan tersebut tidak boleh ada pemotongan terutama dana rekonstruksi rumah korban gempa.

“Dengan alasan apapun tidak boleh ada potongan, sepeser pun tetap tidak bole,” tegasnya.

Jokowi mengatakan, pembagian bantuan ke masyarakat terus diberikan, supaya mampu memberikan dampak ekonomi hidup kembali, masyarakat juga semangat membangun kembali rumahnya.

Mengenai pembangunan rumah bagi para korban terdampak gempa akan dilakukan dengan menggunakan teknologi Rumah Instan Sederhana Sehat yang telah teruji tahan gempa. “Itu nanti akan didamping tim ahli.

Dalam kunjungan yang ke tiga kali ini Presiden Jokowi didampingi juga oleh Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian bersama Panglima TNI Marsekah Hadi Tjahjanto. Malam ini Presiden dijadwalkan menginap di kamp pengungsian di Kantor Kecamatan Gunung Sari Lombok Barat dan besok akan menuju Sumbawa untuk meninjau langsung kondisi para korban terdampak gempa di daerah itu.

Setelah dari Lombok Utara, orang nomor satu di Indonesia itu melanjutkan perjalanan menuju Desa Kekait, Gunungsari Lombok Barat melihat kondisi dan menyapa korban gempa, kemudian menuju lapangan Gunungsari. Malam harinya pak Jokowi akan nonton bareng (Nobar) penutupan Asian Games di lapangan sepak bola Gunungsari.

Pada hari Senin tanggal (3/9), direncanakan apel pagi siaga dengan 3000 orang pukul pukul 08.00 Wita. Habis itu, dilanjutkan peninjauan kondisi SMPN 6 Kota Mataram, dan RSUD Kota Mataram kemungkinan langsung menuju Bandara untuk take off ke Jakarta.

Untuk diketahui, Instruksi Presiden Joko Widodo Nomor 5 Tahun 2018 mengenai percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana gempa bumi di NTB telah ditandatangani tanggal 23 Agustus 2018.

Adanya Inpres itu, sebanyak 19 menteri, kepala lembaga, dan kepala daerah mengemban tugas dalam upaya pemulihan NTB pascagempa. Selama menjabat sebagai kepala negara, sebanyak 10 kali Jokowi melakukan kunjungan kerja ke daerah Seribu Masjid atau Lombok.(TN-04)

 

Related Articles