Pemerintahan

Pemprov NTB Akui Belum Masukkan Anggaran Bencana Di APBDP

Mataram, Talikanews.com – Pemerintah Provinsi NTB, mengakui belum memasukkan anggaran penanganan korban bencana gempa bumi ke APBD Perubahan 2018. Hal itu disebabkan, saat perencanaan KUA PPAS, belum terjadi gempa bumi.

Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi NTB, H Rosiady Sayuti mengaku, KUA PPAS sudah selesai perencanaan sebelum gempa terjadi. Sehingga, belum detail memasukkan anggaran penanganan gempa dalam KUA PPAS yang drafnya sudah diajukan ke Badan Anggaran DPRD NTB untuk dicermati.

Akan tetapi, bagi Sekretaris Daerah (Sekda) itu, akan dimasukkan sesuai kebutuhan setelah dikoreksi untuk diperbaiki.

“Kita sudah ada kesepakatan dengan Banggar. Kami akan ajukan untuk perbaikan gedung kantor yang rusak dampak gempa sebesar Rp35 miliar,” ungkapnya, Selasa (28/8).

Tidak hanya anggarkan untuk perbaikan gedung kantor. TAPD juga ajukan anggaran untuk sumbangan bagi korban gempa bangunkan tenda darurat. Hal itu untuk antisipasi kekurangan bantuan dari pemerintah pusat.

Pemerintah Provinsi juga sudah memikirkan rumah hunian sementara (Huntara) bagi pengungsi sambil menunggu proses rehabilitasi dan rekonstruksi bangunan rumah mereka. Dimana, hitungan kebutuhan per rumah sebesar Rp1,5 juta sampai Rp 2 juta, di kalikan 74 ribu Huntara yangbelum kebagian dari pemerintah.

“Persoalannya, bantuan bersumber dari APBN tidak bisa sekilugs masuk ke kas daerah untuk penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi rumah itu,” ujarnya.

Disinggung adanya keraguan dari Banggar bahwa anggaran yang dijanjikan pemerintah pusat tertuang dalam Instruksi Presiden Joko 5 tahun 2018 tidak ada masuk dalam KUA PPAS APBDP? untuk anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi sesuai Inpres itu jelas tidak bisa langsung masuk ke kas daerah.

Akan tetapi, sudah jelas arah penggunaan yaitu pembangunan selter masyarakat langsung bantuam rumah, dan itu juga butuh waktu.

“Itu sebabnya akan dibuatkan hunian sementara, agar pengungsian lebih layak dari APBDP NTB,” paparnya.

Yang jelas lanjutnya, antisipasi musim hujan bagi korban gempa, pemerintah daerah akan siapkan tenda besar yang lebih layak dibandingkan tenda yang ditempati saat ini. (TN-04)

Related Articles

Back to top button