Lifestyle

Polda NTB Turunkan Tim Cyber Crime Dalami Jejak Telapak Tangan Misterius

Mataram, Talikanews.com – Rasa trauma masyarakat NTB dari bencana gempa bumi yang melanda sebulan terakhir belum saja terobati. Bagaimana tidak, sejak tanggal 29 Juli hingga saat ini lebih dari 1002 kali guncang gempa termasuk gempa susulan yang telah menghancurkan rumah warga, telan korban jiwa dan ratusan luka-luka.

Mestinya korban gempa harus pulih dari rasa takut dari gempa susulan tersebut. Akan tetapi, dibalik kegelisahan, justru masyarakat kembali di hebohkan oleh keberadaan jejak telapak tangan fenomenal.

Hal ini membuat polisi bekerja keras untuk memulihkan semangat masyarakat yang trauma dan merasa khawatir akan beberapa peristiwa sosial yang mengikuti bencana yang terjadi. Untuk mengetahui siapa dan apa dibalik jejak telapak tangan fenomenal, Polda NTB turunkan tim Cyber Crime ungkap kebenaran.

Kabid Humas Polda NTB, AKBP Komang Suartana menyampaikan, setelah sebelumnya merebak isu tentang perampok yang terorganisir dan tegas ditepis, kini muncul isu baru yang kembali membuat resah masyarakat yakni jejak telapak tangan menempel jelas di dinding-dinding rumah warga.

Dari informasi yang dihimpun, fenomena jejak telapak tangan ini tidak hanya terjadi disatu rumah warga, namun muncul lebih dari satu rumah warga, bahkan di beberapa wilayah yang berbeda.

Komang mengatakan, tengah menyelidiki mengenai fenomena jejak telapak tangan yang kini meresahkan masyarakat dengan turunkan tim cyber crime.

“Kita sedang selidiki,” ungkapnya, Jumat (24/8).

Namun begitu, dia berpesan agar masyarakat tidak perlu terlampau khawatir dengan hal tersebut. Apalagi dari isu yang berkembang dihubung-hubungkan dengan hal-hal yang tidak rasional seperti tumbal anak dan lain sebagainya.

“Hingga saat ini tidak ada satupun laporan mengenai anak hilang atau kejahatan lainnya setelah merebaknya fenomena ini,” tegas Komang.

Dia mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan memperbanyak ibadah kepada Tuhan yang menguasai alam semesta dan berharap semuanya akan kembali pulih seperti sedia kala.

“Kita fokus saja pada membangun kembali Lombok menjadi lebih baik,” ujarnya.

Keberadaan jejak telapak tangan itu dibenarkan oleh salah seorang warga, Saidin pengurus Mushala Nurul Huda, Jago, Praya, Lombok Tengah. Dia mengaku, adanya bekas telapak tangan yang muncul secara tiba-tiba di beberapa titik di Mushala.

“Awalnya tidak ada bekas apa-apa, tapi begitu lihat tembok merasa terkejut, dengan adanya bekas telapak tangan, saya juga tidak tahu ini bekas tangan apa,” jelasnya.

Saidin menambahkan, usai berjamaah shalat Isya, Kamis malam, jamaah membubarkan diri. Namun dirinya tinggal untuk berzikir, saat itu perasaan tidak tenang seolah-olah ada orang melintas dibelakangnya terlihat hitam.

Merasa was-was, ia mencoba menengok belakang, akan tetapi tidak ada siapapun dapat dilihat melainkan kosong.

“Iya, apakah itu benaran ada orang karena terlihat ada bayangan, saya langsung pulang aja,” tutupnya. (TN-04)

Related Articles

Back to top button