Pariwisata

Faozal : Tiga Gili Lombok Siap Dioperasikan

Mataram, Talikanews.com – Kepala Dinas Pariwisata NTB, H Lalu Moh Faozal menegaskan, keberadaan tiga Gili yakni, Terawangan, Air dan Gili Meno, yang sempat vacum lantaran diguncang gempa 7 SR beberapa hari lalu dalam waktu dekat siap dioperasikam. Meski saat ini, sejumlah pengusaha hotel masih melakukan rekonstruksi beberapa fasilitasnya.

“Saya optimis wisatawan akan datang lagi. Kami merencanakan membuka Destinasi pariwisata tiga gili secara bertahap dimulai tanggal 25 Agustus,” ungkapnya, Jum’at (17/8).

Dia mengatakan, apa yang menjadi janji ini tidak sekedar omongan saja. Melainkan, Dinas dan beberapa lembaga lainnya terus melakukan pembenahan infrastruktur publik, salah satunya adalah lokasi pelayanan tiket.

Pasalnya, di Pelabuhan Bangsal gedung loket hancur akibat gempa, begitu halnya dengan dermaga yang ada di Gili Trawangan dan Gili Air.

“Kita manfaatkan dermaga Teluk Nara atau Teluk Kombal, karena di Gili Meno kan tidak ada masalah karena tidak ada dermaga di sana,” kata dia.

Faozal menjelaskan, jalur transportasi sangat diprioritas dan segera dibenahi Dispar. Sebab mayoritas bangunan khusus untuk penginapan sejenis dinilai tak mengalami kerusakan massif. Oleh sebab itu, diharapkan dalam waktu dekat paling tidak beberapa restoran dapat beroperasi terlebih dahulu dan kemudian baru diikuti oleh penginapan dan sebagainya.

“Setidaknya para Restoran bisa melayani tamu-tamu, yang lain bertahap. Tapi target kita September sudah bisa normal lah” jelasnya.

Mengenai kebutuhan listrik dan air, menurutnya di tiga gili sudah tidak ada masalah. Pasokan listrik PLN dirasa lancar. Oleh karenanya, dalam waktu dekat Disbudpar NTB juga akan mengadakan komunikasi dengan pengusaha fastboat dari Bali guna membuka kembali jalur fastboat Bali-tiga gili.

“Tidak ada lagi cerita pariwisata lumpuh, tiga gili tidak kondusif. Kalau sudah ada wisawatan baru tugas kita di Disbudpar untuk bagaimana menjual ini,” tandasnya.

Disatu sisi, General Manager (GM) Hotel Vila Ombak Made Mada, mengatakan setuju jika pariwisata tiga gili kembali dibuka pada 25 Agustus nanti. Hanya saja, khusus perusahaan yang ia pimpin rupanya belum akan buka pada tanggal tersebut. Pasalnya, rekonstruksi bangunan akan memakan waktu paling tidak hingga September.

“Menurut pihak asuransi ternyata kerusakan di Vila Ombak 45 persen, padahal perkiraan kami hanya 25 persen,” katanya.

“Villa ombak belum berani janji bisa open tanggal 25 nanti. Kemungkinan September akan dicoba namun sebagian. Kemungkinan Oktober berharap bisa seluruhnya. Karena sekarang ini masih progres, kolam saja belum dibenahi,” tutupnya. (TN-04)

Related Articles

Back to top button