Nasional

Presiden RI Akan Tinjau Korban Gempabumi Lombok, Danrem Gelar Pasukan

Mataram, Talikanews.com – Presiden RI, Ir H Joko Widodo kembali mendatangi Lombok NTB, untuk melihat kondisi korban gempa 7 SR pada Minggu (5/8). Hal itu membuat, Korem 162/WB gelar apel pasukan di Makorem 162/WB yang diikuti ratusan personel gabungan TNI, Polri dan instansi terkait.

Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., SH., M.Han., selaku pimpinan pasukan langsung membacakan amanat Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.IP. yakni, apel gelar pasukan ini bertujuan untuk mengecek sejauh mana tingkat kesiapan pasukan pengamanan yang disesuaikan dengan prosedur tetap pengamanan VVIP yang berlaku dan juga untuk memastikan tegaknya sinergitas dan kerjasama yang baik diantara semua unsur pengamanan yang dilibatkan.

Dilanjutkannya, Kodam IX/Udayana selaku Koops Pam VVIP bersama Polda dan pemerintah daerah NTB dan unsur pendukung lainnya selalu bersinergi untuk mencapai tujuan dan sasaran pengamanan secara maksimal. Untuk itu sambungnya, kejelasan tugas, tanggung jawab dan rantai komando harus selalu dikoordinasikan sehingga tugas pengamanan dapat terlaksana secara efektif dan efisien.

Ditekankan kepada seluruh peserta agar memahami dan menguasai prosedur tetap pengamanan VVIP sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing, pegang teguh disiplin dan rantai Komando secara jelas, jangan lengah dan tingkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan situasi dilapangan, jalin komunikasi dan koordinasi antar unsur pengamanan secara optimal serta laporkan setiap perkembangan situasi yang terjadi sesuai hirarki.

Sesuai informasi, Presiden RI dan rombongan akan melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah Kabupaten Lombok Utara untuk melihat lebih dekat kondisi masyarakat khususnya para pengungsi pasca gempa susulan berkekuatan 7 Skala Richter pada Minggu malam lalu.

Sebelumnya , presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Jokowi melakukan kunjungan ke Kabupaten Lombok Timur NTB, yang terkena dampak gempa bumi berkekuatan 6,4 SR.

Rombongan kepresidenan berangkat ke kabupaten tersebut menumpang helikopter Super Puma TNI AU yang lepas landas dari Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin, Kabupaten Sumbawa pada Senin pukul 07.00 Wita.
Presiden dan Ibu Negara saat itu juga didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan Gubernur NTB, Muhammad Zainul Majdi.

Saat itu, sebelum memasuki kendaraan, Presiden mendengarkan laporan dari Kepala BNPB Willem Rampangilei tentang penanganan darurat dampak gempa. Setelah itu, Kepala Negara bersama rombongan menuju lokasi pengungsian di Lapangan Madayin, Desa Madayin, Kecamatan Sambelia.

Dalam peninjauan itu, Presiden ingin memastikan penanganan dampak gempa dapat diselesaikan dengan cepat dan baik, seperti adanya bantuan pelayanan kesehatan, ketersediaan logistik dan kebutuhan dasar bagi pengungsi, serta tersedianya layanan pendidikan darurat. Presiden akan bertemu dengan warga yang terkena dampak bencana dan juga menyerahkan bantuan.

Dari Kabupaten Lombok Timur, Presiden melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Dompu dengan menggunakan Helikopter Super Puma TNI AU.

Presiden juga meresmikan Bendungan Tanju di Desa Tanju, Kecamatan Manggelewa. Kemudian pada Senin siang, Presiden akan kembali ke Kabupaten Sumbawa guna menyerahkan sertifikat tanah untuk rakyat dan berkunjung ke Universitas Teknologi Sumbawa (UTS).

Rombongan kepresidenan akan kembali ke Jakarta, mengakhiri kunjungan kerja di Provinsi NTB, menumpang Pesawat Kepresidenan RJ-85 melalui Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin, Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat pada Senin malam.

Bencana Minggu pagi (29/7) berkekuatan 6,4 SR yang mengguncang wilayah Lombok, Bali dan Sumbawa. Laporan BPBD NTB mencatat korban tewas akibat bencana itu sebanyak 16 orang hingga pada Minggu malam.

Sedangkan korban luka-luka mencapai puluhan orang yang dirawat di sejumlah Puskesmas seperti Puskesmas Belanting, Puskesmas Sambelia dan di Kecamatan Sembalun, serta Lapangan Obel-Obel. (TN-03)

Related Articles

Back to top button