Sosial

Pasca Gempa 6.2 SR, Korban Jiwa Bertambah Signifikan

Mataram, Talikanews.com – Pasca gempabumi berkekuatan 6.2 SR pada Kamis siang 9 Agustus pukul 13:25:32 Wita, Lokasi 8.36 LS ,116.22 BT (6 km BaratLaut Lombok Utara), pada kedalaman 12 Km. Membuat korban jiwa bertambah.

Dimana, data meninggal dunia tanggal 9 Agustus dari BPBD sebanyak 257 orang. Pada tanggal 10 Agustus, bertambah menjadi 384 orang dengan rincian, Lombok Utara 334 orang, Lombok Barat 30 orang, Kota Mataram sebanyak 9 orang, Lombok Tengah sebanyak 2 orang dan Lombok Timur 10 orang.

“Itu data yang meninggal duani update sampai hari Jum’at 10 Agustus 2018 sesuai hasil rapat,” ungkap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB, H Muh Rum, (10/8).

Selain korban jiwa, sebanyak 7384 rumah warga rusak. Kemudian ada 429 fasilitas umum rusak, sedangkan sarana dan prasarana yang terdampak sebanyak 458 unit.

“Ini pun data sementara, karena tim masih melakukan pendataan, ” katanya.

Rum menambahkan, sebanyak 240595 orang pada posko-posko yang sudah disediakan dan ada juga yang ke rumah keluarga mereka. Saat ini, tim terus berupaya menangani dengan memantau perkembangan dampak gempa, mandirikan tenda pengungsian dan melakukan evakuasi.

“Adapun kebutuhan mendesak yakni tenda, makanan siap saji, air mineral selimut dan terpal, ” tutur dia.

Kendati demikian lanjut Rum, masih ada kendala yang dihadapi seperti kurangnya peralatan dan logistik, terbatasnya jumlah personil yang membantu evakuasi, listrik belum normal, terputusnya jaringan komunikasi dan terganggunya jaringan air PDAM.

Disinggung adanya dorongan dari berbagai pihak supaya darurat bencana dinaikkan statusnya menjadi bencana nasional, dengan harapan, semua persoalan penanganan dampak gempabumi ditangani pemerintah pusat? Rum enggan menanggapi.(TN-04)

Related Articles