Daerah

Bupati Loteng Ajak Masyarakat Berdo’a Di Masjid Simbol Lombok

Lombok Tengah, Talikanews.com – Bentuk rasa kemanusiaan dan prihatin kepada korban gempa Lombok 7 SR pada 5 Agustus kemarin. Bupati Lombok Tengah, bersama ratusan masyarakat dan jajarannya, menggelar zikir dan do’a bersama, Masjid simbol Lombok yakni Masjid Nurul Bilad KEK Mandalika, Jum’at (10/8).

Ratusan masyarakat, siswa-siswi MTsN Desa Pujut dan para kadea se-kecamatan Pujut, berjumlah 600 orang lebih, mendo’akan korban gempa dan ingin bencana ini segera berakhir.

Pada kesempatan itu, selaku Bupati, H Moh Suhaili FT menyampaikan tujuan berkumpul, zikir dan do’a bersama dalam rangka berikhtiar bermunajat untuk mencermati ujian yang telah diberikan di bumi Lombok, dimana hampir setiap hari diguncang gempa.

“Zikir dan doa ini sebagai wahana mempererat ukwuah Islamiyah umat yang ada di Lombok Tengah,” ungkapnya.

Dia juga menyinggung mengenai alasan dibangunnya Masjid di kawasan Mandalika yakni sebab simbol Lombok sebagai pulau seribu Masjid dan rencananya akan dijadikan musium memperkenalkan budaya muslim Lombok.

Masjid Nurul Bilad lanjutnya, sebagai pengendali agar manusia tetap ingat sehingga tidak terlena dan tergelincir ke jurang kemaksiatan.

“Kita akan lebih banyak lagi melaksanakan kegiatan agama di tempat ini dan semua program akan diatur oleh MUI Loteng,” kata dia.

Dia juga akan buat peraturan bupati agar semua hotel menghentikan kegiatan ketika masuk waktu sholat. Dimana, karyawan hotel supaya mendatangi Masjid Nurul Bilad Mandalika untuk beribadah.

Sementara itu, MUI Loteng, H. Minggre Mamni mengaku, telah diminta Bupati untuk mengisi kegiatan keagamaan di masjid ini, yang telah dimulai dari bulan Ramadhan sampai sekarang dan mengadakan pengajian bersama.

“Masyarakat Kuta belum merasa memiliki Masjid, karena itu kami dari MUI melalui kesempatan ini mengajak untuk kita bersama sama memakmurkan Masjid. Malah, berencana setelah sholat hari raya Idul Adha, kita berkumpul bersama di Masjid Nurul Bilad untuk merumuskan hajat, merencanakan Masjid ini menjadi Museum,” terangnya.(TN-04)

Related Articles

Back to top button