Teknologi

Ribuan Rumah Hancur Akibat Gempa, NTB Pasang Sensor Tangkap Gelombang Seismik

Mataram, Talikanews.com – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi NTB, H Moh Rum menyampaikan, hasil rapat koordinasi dengan semua pihak menyangkut gempabumi yang melanda Lombok. BMKG telah menempatkan sebanyak 3 sensor gempa yang ditempatkan di Kantor Camat Sambelia, Kantor Camat Sembalun, dan di Kota Selong.

Sensor itu di datangkan dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dan akan menempatkan 7 sensor tersebar di Wilayah Lombok Utara dan Lombok Timur.

“Mulai besok tanggal 5 Agustus 2018 dari Singapura akan memasang sensor untuk Menangkap gelombang seismik,” ungkapnya, Sabtu (4/8).

Dia menjelaskan, sensor itu dipasang untuk memantau kejadian gempa jika terjadi gempa susulan. Karena, pasca gempabumi berkekuatan 6.4 SR yang melanda Lombok pada Minggu
BPBD telah melakukan verifikasi rumah rusak dan korban jiwa akibat gempabumi .

Hadil verifikasi rumah di Kabupaten Lombok Timur sampai tanggal 4 Agustus 2018 sebanyak 2.481 Unit. Terdiri dari rusak berat sebanyak 932 unit, rusak ringan sebanyak 1.549 unit .

“Khusus di Kabupaten Lombok Timur, warga yang mengungsi sebanyak 6.269 jiwa, meninggal dunia sebanyak 15 orang, di Kecamatan Sambelie 10 orang, Kecamatan Sembalun 4 orang, dan Kecamatan Aikmel 1 orang),” kata dia.

Dia menjelaskan, gempa itu menyebabkan korban luka sebanyak 343 orang. Rumah Rusak 1359 rumah dengan rincian rusak berat 543 dan rusak ringan sebanyak 825 unit. Infrastruktur yang berupa tempat ibadah rusak 4 unit, fasilitas kesehatan 5 unit, fasilitas Pendidikan 20 unit dan kios sebanyak 37 unit.

“Terhadap korban gempabumi, akan diberikan bantuan dan penyaluran dana ke masyarakat harus melalui rekening, tidak boleh berupa uang chash dan akan didampingi oleh TNI ,” ujarnya.

Rum mengaku, sampai saat ini, ada 55 Rekening yang dijadikan sebagai pilot project (tersebar di 11 desa). Dimana, terhadap rekening itu telah dilakukan transfer dana masing masing Rp. 10 juta sebagai uang muka dan akan di transfer dana berikutnya setelah dana tersebut telah digunakan.

Terhadap rumah yang akan dibangun lanjutnya, akan diupayakan yang tahan gempa . Untuk di Kabupten Lombok Timur , desa yang sudah selesai verifikasinya yakni, Sembalun, Sembalun Timba Gading dan Desa Bilok Petung.

Sampai saat ini, sebanyak 1359 unit rumah telah diverifikasi bahkan sudah di SK kan oleh Bupati Lombok Timur. Sementara Kabupaten Lombok Utara sampai ini masih dalam proses pendataan yang dikoordinir oleh asisten II.

“Belum ada progress pembuatan rekening untuk Kabupten Lombok utara,” tuturnya.

Untuk proses pembangunan rumah penduduk, TNI telah membentuk 55 kelompok (1 kelompok terdiri dari 4 orang) untuk membantu dan mengawasi pembangunan rumah di 55 lokasi rumah sebagai pilot project.

Rum menambahkan, Bupati Lombok Timur telah menyerahkan secara simbolis dana kemasyarakat terdampak yang disaksikan langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Provinsi, BNPB dan dari pihak BRI

Kendati demikian, sampai tanggal 4 Agustus 2018 pukul 14.00 Wita tercatat 564 gempa susulan (sebanyak 51 gempa susulan dapat dirasakan) .

Menurutnya, gempa susulan tidak akan terjadi lebih besar dari gempa utama, jika ada gempa lebih besar maka itu merupakan gempa yang lain ditempat yang berbeda. BMKG merekomendasikan bahwa perlu kiranya untuk memperpanjang Masa Tanggap Darurat.

Berdasarkan pemantauan dan pendampingan dari Save The Children (NGO) dinyatakan bahwa indicator-indikator konsideran untuk mengakhiri Masa Tanggap Darurat belum terpenuhi, maka direkomendasikan untuk memperpanjang Masa Tanggap Darurat.

“Untuk penentuan perpanjangan Tanggap Darurat didasarkan pada pemantauan BMKG bahwa masih terjadi gempa susulan dan masyarakat masih trauma , belum berani masuk ke dalam rumahnya, ” tegas dia.

Rum menuturkan, menurut PVMBG, saat ini Gunung Rinjani masih dalam kondisi berbahaya untuk para pendaki karena sampai saat ini masih terjadi longsoran dan terjadi perubahan kontur sehingga diharapkan pada pintu-pintu masuk yang digunakan untuk pendakian agara diberikan Tanda Peringatan. (TN-04)

Related Articles