Nasional

Kirab Obor Asian Games Menyapa NTB

Mataram, Talikanews.com – Api obor Asian Games ke XVIII yang di Kirab menyapa masyarakat NTB sejak tiba di Lombok International Airport (LIA) pada pukul 08:00 wita. Api tersebut diterbangkan dari Bali menggunakan pesawat Hercules milik TNI AD sekitar pukul 07.20 wita pagi.

Selanjutnya rombongan pembawa api obor dari Indonesia Asian Games Comitte (Inasgoc) dibawa ke desa Sade dan Kuta.

Perwakilan Inasgoc juga member of Ceremony kepantiaan pusat, Intan Narulita menjelaskan obor asian games itu singgah dan istirahat satu jam di Kuta setelah tiba di BIL. Setiba di Kuta, disambut Sekda Loteng.

Setelah itu langsung di bawa ke Ampenan kota tua kemudian start menuju pendopo gubernur dan apinya mini coldrone dinyalakan oleh Gubernur NTB bersama Menko Kemaritiman Luhut Pinsar Pendjaitan.

Kepala Dinas Pemuda Dan Olahraga (Dispora), Husnandiaty Nurdin menjelaskan, rangkaian acara pembawa api obor Asian Games mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Soal atlet pembawa api obor Asian Games kata dia, telah di seleksi dan total atlit sebanyak 17 orang atlit, sembilan orang atlit berasal dari NTB. Gubernur NTB beserta Menko Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan di pastikan menjadi pelari pembawa api obor.

Penentuan kesembilan orang atlit pembawa api obor kata Husnandiaty telah melalui seleksi ketat. Kesembilan orang atlit ini merupakan atlit yang masih aktif maupun yang telah purna tugas.

“Jadi atlit pembawa api obor ini telah melalui seleksi ketat, mereka di seleksi dan di lihat track recordnya, bahkan catatan kriminal dari atlit ini juga jadi pertimbangan,” paparnya.

Disatu sisi, AKBP Jolmadi selaku Kabag Dalops Polda NTB mengatakan Polda NTB menerjunkan 7500 orang personil untuk mengawal dan mengamankan rombongan pembawa api obor Asian Games tersebut. Jumlah personil itu terdiri dari Pam luar seperti Lantas, Sabara dan Brimob dan juga Pam dalam yaitu intelijen.

“Seratis persen kami sudah siap mengamankan,” tegas Jolmadi.

Terpisah wakil ketua komisi V DPRD NTB, HMNS Kasdiono menyampaikan Api Obor itu merupakan semangat sportifitas dalam dunia olahrga selaian mewujudkan olahraga yang bermasyarakat juga masyarakat yang berolahraga. Selaku komisi yang menaungi olahraga tentu diharapkan akan kemabli muncul bibit bibit baru sebagai atletik dunia olahraga di NTB.

Kas mengatakan pihaknya pernah melalukan kirap obor pada Pekan Olahraga Provinsi di tahun 2010. NTB telah mampu menunjukkan semangat patriotik sejati dalam melanjutkan pilar pilar olahraga.
Momen Api Obor Asen Game ini tentu harua menajdi semangat kemabli agar pemerintah dalam hal ini Dispora NTB, KONI dan Cabor olahraga NTB lainnya dapat mencetak atletik baru lagi. Soal Anggaran Komisi V DPRD NTB telah bertekad agar dorongan penganggaran didewan lebih maksimal.

“Kita sudah siap dengan itu. Kita Suport lewat anggaran lebih,” ujarnya.

Kirab Obor Asian Games menjadi bagi NTB. Karena, pertama kalinya, NTB masuk dalam rangkaian Kirab Obor Asian Games 18, Indonesia (Jakarta-Palembang) menjadi tuan rumah.

Kirab obor Asian Games tersebut diawali oleh Menteri Koordinator Kemaritiman Republik Indonesia, Luhut Binsar Panjaitan dan Gubernur NTB, TGH. M. Zainul Majdi yang berlari membawa obor dari Pantai Ampenan menuju Kota Tua dan dilanjutkan oleh para atlet NTB menuju halaman kantor Gubernur NTB.

Kirab obor tersebut berlangsung meriah disamping diikuti oleh ratusan atlet, anggota TNI, POLRI, juga disaksikan oleh ribuan masyarakat yang antusias menyaksikan perjalanan obor tersebut.

Sebelum kirab obor tersebut Menko Maritim menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan momen penting dan berharga bagi Gubernur NTB di akhir masa kepemimpinannya. Menko yang akrab disapa LBP ini pun memuji keindahan NTB, dan memuji segenap kemajuan NTB di bawah kepemimpinan TGB. Menurutnya, kelak NTB akan menjadi provinsi yang sangat maju.

“Saya dengar pertumbuhan ekonomi di sini lebih tinggi dari pertumbuhan nasional. NTB akan maju menurut saya, pantai hebat, rakyat kerja keras, tambang bisa dikembangkan, beberapa pulau kaya dengan (produksi) jagung dan gula tebu. Semua sedang berjalan, dan Gubernur sangat kooperatif, kita harap pertumbuhan ekonominya terus meningkat,” jelasnya.

Berkenaan dengan itu, Menko Maritim berpesan agar rakyat NTB menjaga dan melestarikan apa yang telah dibangun dan tengah dikembangkan di NTB. Terutama terkait proyek KEK Mandalika.

“Rawat tempat ini dengan baik dan bersih, jangan (sampai) budaya kita jadi terkuras juga, ini semua bisa terjadi setelah 29 tahun mandalika terbengkalai, sekarang persoalan tanah dan lainnya sudah selesai, dan pemerintah telah berkomitmen akan menjadikan sebagai tourist destination international,” terang dia.

Usai melepas kirab obor tersebut, Menko Maritim dan Gubernur NTB bergegas menuju jalan Pejanggik di depan kantor Gubernur untuk menerima api obor Asian Games 2018 dari Kapolda NTB, Brigjen Pol Achmat Juri, di acara Torch Relay Asian Games XVIII Tahun 2018. (TN-04)

Related Articles

Back to top button