Nasional

Zohri Berpesan Tak Mau Diganggu, Fokus Asian Games

Lombok Utara, Talikanews.com – Catatan prestasi atlet muda yang namanya sedang jadi perbincangan dunia asal Dusun Karang Pansor, Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara NTB, yakni Lalu Mohammad Zohri, (18), koleksi segudang prestasi.

Torehan prestasi Zohri dimulai dari tahun 2016, sejak ia menjadi juara tiga dalam Kejuaraan Nasional antar PPLP/D cabang olahraga atletik 100 M putra. Kemudian juara dua pada kejuaraan nasional antar PPLP/D cabag olahraga atletik estavet 4×100 M putra, di Jakarta.

Tahun 2017, bintang prestasi Zohri semakin bersinar. Berbagai kejuaraan Atletik nasional berhasil ia menangi, diantaranya pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional XIV 2017 di Jawa Tengah, Zohri menjadi yang tercepat kategori lari 100 M dan 200 M putra. Masih dalam kejuaraan yang sama, Zohri berhasil meraih medali perak dalam kategori lari estavet 4 x 100 Meter atletik putra.

Di Jayapura, Papua, Zohri si Pelari Ajaib, kembali menjadi yang tercepat pada Kejuaraan Nasionsl Atletik Antar PPLP/D & SKO, kategori lari 100 M dan 200 M putra. Selain meraih 2 medali emas kategori lari 100 M dan 200 M tersebut, Zohri pada kejuaraan yang juga berhasil meraih tempat ketiga dalam kategori lari estavet 4×100 m putra.

Masih di tahun 2017, pada Kejuaraan Ateltik Panglima TNI, di Surabaya, Zohri tampil sebagai pemenang dalam kategori lari estafet 4×100 m putra, dan juga meraih medali Perak dalam kategori lari 200 M putra dalam kejuaraan tersebut.

Pada Kejuaraan Nasional Atletik U18 dan U20 di Jakarta, Zohri meraih medali emas kategori lari 200 M putra. Sebelum Zohmi berlaga di Tampere, Finlandia, ia mengikuti kejuaran Asian Schools Games Singapure 2017 dan berhasil meraih medali Perak dalam kategori lari 200 M putra.

“Bakat itu terlihat sejak kelas 1 SMP. Dia sering latihan lari di pinggir pantai Bangsal dan juga keliling desa ini. Alhamdulilah, ini medali-medali yang berhasil diraih dari hasil kerja kerasnya”, kata Lalu Ma’rif, kakak kandung Lalu Mohammad Zohri, di rumahnya, Jum’at (13/7).

Dia memaparkan, prestasi itu Bagaimana tidak, sebanyak 7 medali emas, 3 medali Perak dan 2 pedali perunggu berhasil Lalu Mohammad Zohri raih sebelum ia menjuarai lari 100 meter pada ajang IAAF World U20 Championships, dengan catatan waktu 10,18 detik, di Tampere, Finlandia, Rabu (11/7/2018).

Pasca namanya sudah menjadi pembicaraan dunia. Terlebih, sebentar lagi Zohri akan mengikuti event Asian Games Jakarta – Palembang . Mau tidak mau harus mempersiapkan diri, sehingga tidak mau diganggu.

“Terakhir saya saling hubungi dengan Zohri kamis malam setelah acara tasyakuran. Malah nanyain kenapa banyak orang pada datang, Zohri minta tidak mau diganggu sementara waktu masih fokus persiapan Asian Games,” papar Kakak perempuannya, Baiq Fazilah.

Bagaimana perasaannya terhadap kondisi ini? Fazilah mengaku sangat senang, terlebih banyak yang menawarkan bantuan, baik bentuk uang, dibangunkan rumah dan lain sebagainya. Kalau pun, sampai saat ini belum ada terealisasi.

“Malah, Zohri berpesan, tidak menerima bantuan itu. Apalagi merubah bentuk rumah asli peninggalan orang tua, ” tutupnya. (TN-04)

Related Articles

Back to top button